Gubsu soal Kanjuruhan: Tak Mungkin Bola Kaki Dihilangkan dari Indonesia

ADVERTISEMENT

Gubsu soal Kanjuruhan: Tak Mungkin Bola Kaki Dihilangkan dari Indonesia

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 17:27 WIB
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi.
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi. (dok. Diskominfo Sumut)
Medan -

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi kembali memberikan komentar terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Edy awalnya menyampaikan rasa prihatin terhadap tragedi itu.

"Kita prihatin, olahraga itu bukan olah rasa," kata Edy di Medan, seperti dilansir detikSumut, Senin (3/10/2022).

Kemudian, Edy menyampaikan kasus ini sedang didalami oleh pemerintah. Edy juga menyampaikan soal sepakbola yang harus tetap ada meski terjadi tragedi Kanjuruhan.

"Tidak mungkin bola kaki dihilangkan dari bumi Indonesia, karena bola kaki ini adalah olahraga yang paling populer di Indonesia ini," sebutnya.

Edy mengatakan peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan ini menjadi pelajaran. Ke depan, kata Edy, pertandingan sepak bola harus diatur dengan lebih baik.

"Untuk itu tinggal kita yang mengatur bagaimana caranya ini bermanfaat bagi kita semua," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini

(idh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT