Polisi Sasar Pemotor Bonceng Tiga hingga Main HP saat Operasi Zebra di Bogor

ADVERTISEMENT

Polisi Sasar Pemotor Bonceng Tiga hingga Main HP saat Operasi Zebra di Bogor

M Sholihin - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 11:59 WIB
Polresta Bogor Kota. (M Sholihin/detikcom)
Foto: Polresta Bogor Kota. (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Polresta Bogor Kota menggelar operasi zebra lodaya 2022 mulai hari ini hingga 14 hari ke depan. Sasaran dalam operasi zebra lodaya kali ini di antaranya pengendara motor bonceng tiga dan melawan arus.

"Jadi hari ini Polresta Bogor Kota mulai menggelar Operasi Zebra Lodaya Polda Jabar. Operasi berlaku mulai 3 hingga 16 Oktober atau selama 14 hari ke depan," kata Waka Polresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan, Senin (3/9/2022).

Ferdy mengatakan ada 7 sasaran pelanggaran dalam Operasi Zebra Lodaya 2022. Di antaranya yakni pemotor bonceng tiga hingga sambil memainkan ponsel.

"Dalam operasi kali ini, secara khusus sasarannya kurang lebih ada 7, salah satunya berkendara sambil menggunakan atau memainkan handphone, pengendara di bawah umur dan tidak memiliki SIM, sasaran pengendara khususnya roda dua yang masih bonceng tiga, sehingga membahayakan keselamatan daripada pengendara tersebut dan lain-lainnya," ungkap Ferdy.

"Ini adalah sasaran khusus dalam operasi zebra, mudah-mudahan bisa diterima masyarakat, dan juga didapat mengurangi tingkat fatalitas dari kecelakaan yang selama sering terjadi," tambahnya.

Ferdy menyebut dalam Operasi Zebra Lodaya 2022 lebih dikedepankan tindakan preemtif dan preventif secara humanis. Penindakan hukum hanya akan dilakukan terhadap pelanggaran yang membahayakan dan mendesak. Dia berharap pelaksanaan Oeprasi Zebra Lodaya bisa meningkatkan kedisiplinan para pengendara.

"Operasi zebra lodaya kali ini mengedepankan tindakan preemtif preventif secara humanis dan mengusahakan agar tidak dilakukan tindakan penegakan hukum kalau memang tidak sangat terpaksa," sebut Ferdy.

Sebanyak 200 personel dikerahkan dalam operasi Zebra Lodaya 2022 di Polresta Bogor Kota.

"Semoga dengan kegiatan operasi ini bisa disadari oleh masyarakat lebih meningkatkan disiplinnya. Karena masih banyak terdapat pelanggaran-pelanggaran, kecelakaan lalulintas yang disebabkan oleh kurangnya disiplin daripada pengendara roda empat ataupun dua," tambahnya.

(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT