KSP Minta Warga Tahan Diri Tak Sebar Konten Sensitif Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

KSP Minta Warga Tahan Diri Tak Sebar Konten Sensitif Tragedi Kanjuruhan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Minggu, 02 Okt 2022 17:53 WIB
Juri Ardiantoro
Juri Ardiantoro (Foto: Dok KSP)
Jakarta -

Kantor Staf Presiden (KSP) meminta masyarakat untuk menahan diri tidak menyebarkan video atau foto korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Imbauan ini disampaikan untuk menghormati keluarga korban yang ditinggalkan.

"Indonesia memang sedang berduka atas tragedi ini. Namun kami mengimbau agar masyarakat menahan diri dengan tidak menyebarkan konten-konten yang sensitif terkait kondisi para korban, baik yang meninggal maupun terluka. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan trauma dan duka bagi keluarga korban," kata Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Juri Ardiantoro, dalam keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Juri menyampaikan ungkapan dukacita atas tragedi yang menewaskan seratusan orang ini. Juri mengatakan pertandingan sepakbola tidak seharusnya dibayar dengan nyawa.

Juri lantas mengungkap arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tragedi Kanjuruhan diusut tuntas. Dia berharap kasus ini tidak terulang lagi.

"Presiden Jokowi sudah menginstruksikan agar kasus ini diusut tuntas. Pemerintah akan memastikan tragedi ini tidak terulang kembali. Oleh karenanya, kami butuh dukungan dari masyarakat agar menahan diri dan bijak dalam menyebarkan konten di sosial media agar tidak memperkeruh luka batin yang sudah ada," ujar Juri.

Arahan Jokowi

Presiden Jokowi sebelumnya memberikan arahan khusus kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Jokowi ingin korban tragedi Kanjuruhan yang dirawat mendapatkan pelayanan terbaik.

"Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik," ujar Jokowi dalam keterangan pers di akun YouTube Sekretariat Presiden.

Arahan khusus juga disampaikan Jokowi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jokowi ingin tragedi Kanjuruhan diusut tuntas.

"Khusus kepada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta Menpora, Kapolri, dan Ketum PSSI melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepakbola. Selain itu, Jokowi memerintahkan agar Liga 1 disetop sementara.

"Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," imbuh dia.

Simak Video: PSSI Bicara soal Tragedi Stadion Kanjuruhan

[Gambas:Video 20detik]




(knv/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT