Sementara ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PSSI untuk memberhentikan sementara Liga 1 hingga evaluasi dan pengamanan di seluruh kompetisi sepakbola di Indonesia.
Insiden terjadi usai laga Arema FC kalah dari Persebaya Surabaya 2-3 dalam laga Derby Jawa Timur pada lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam.
Gas air mata yang ditembakkan oleh pihak kepolisian diduga menjadi penyebab tewasnya ratusan suporter Arema. Para penonton kesulitan keluar, ada yang terinjak-injak, dan sesak nafas karena efek gas air mata.
(alj/alj)











































