Puan dan Petani Bali Tanam Padi dengan Sistem Maju, Apa Kelebihannya?

ADVERTISEMENT

Puan dan Petani Bali Tanam Padi dengan Sistem Maju, Apa Kelebihannya?

Angga Laraspati - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 14:34 WIB
Puan
Foto: Istimewa
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Desa Adat Sedang, Abiansemal, Badung, Bali dan menanam padi jenis Inpari 32 bersama warga setempat. Puan menanam padi dengan menggunakan sistem tanam maju atau tanju.

Melalui unggahan di Instagramnya @puanmaharaniri, Puan menyatakan Indonesia merupakan Negara yang sangat kaya. Bahkan, dalam bercocok tanam padi satu daerah berbeda dengan daerah lainnya. Ada yang menggunakan sistem tanam mundur, ada juga yang menggunakan sistem tanah maju.

"Saking kaya rayanya Indonesia, beda daerah beda cara menanam padinya. Di sini di Desa Adat Sedang, Abiansemal, Kab Badung, sawahnya dibikin kotak-kotak segi empat dulu sebelum ditanam. Di daerah Jawa Timur dibikin garis lurus, di Sumatera berbeda lagi," kata Puan dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/10/2022).

Dua sistem tanam itu mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sistem tanam maju merupakan salah satu teknik menanam padi yang sudah diakui keunggulannya dalam dunia pertanian.

Keuntungan dari tanju ini salah satunya petani bisa lebih cepat melakukan penanaman bibit padinya dan bisa lebih jelas melihat garis jarak tanam yang sebelumnya dibuat oleh petani menggunakan caplakan. Caplakan ini adalah semacam alat pertanian tradisional yang berfungsi untuk membuat garis pola jarak tanam padi.

Pekaseh Subak Pasekan Desa Sedang, Agus Gede Widita, mengungkapkan sistem caplak sudah diterapkan oleh petani sejak lama. Bahkan, oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, warga dianjurkan menggunakan sistem tanam maju.

"Wajar saja kalau ada yang bertanya kenapa menanam maju. Karena warga yang bukan petani lebih banyak tahunya hanya sistem menanam mundur. Padahal sistem tanam maju sudah dilaksanakan sejak lama, dan lebih menguntungkan petani," jelas Agus.

Agus menyebut sistem tanam maju lebih mudah diterapkan daripada tanam mundur, sehingga cocok untuk petani milenial. Sebab tidak semua warga bisa menggunakan sistem tanam mundur. Namun dengan menggunakan sistem tanju/caplak, semua bisa karena sudah ada tanda berupa garis yang berbentuk kotak kotak.

"Dengan cara tanam caplak produktivitas tanaman bisa naik hingga 10 persen dibandingkan dengan cara tanam konvensional (mundur). Makanya sangat dianjurkan oleh pemerintah," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan I Wayan Wijana menjelaskan sistem caplak memang sangat dianjurkan untuk petani. Bahkan sistem caplak sekarang ini lebih ditingkatkan dengan sistem Jajar Legowo (Jarwo) yang cara tanamnya juga maju.

"Sistem caplak salah satu strategi untuk meningkatkan produksi karena jarak tanam yang diatur dengan tepat serta memudahkan petani dalam menanam karena mengikuti alur yang sudah dicaplak," ungkapnya.

Berikut beberapa kelebihan dari teknik tanam maju (Tanju):

Memudahkan Penanaman

Penanaman dengan teknik tanju atau tanam maju ini memudahkan petani untuk menanamkan bibitnya dikarenakan penanaman dilakukan dengan cara maju melangkah ke depan.

Penanaman Bibit Padi Lebih Cepat

Penggunaan teknik tanju atau tanam maju ini lebih cepat, dikarenakan cara penanaman bibitnya dengan cara melangkah maju ke depan. Sehingga memudahkan petani untuk menanamnya dan jangkauan tangan dan penglihatan lebih luas sehingga tidak ada jarak tanam yang terlewat untuk ditanami bibit.

Lebih Rapi

Penanaman tanju lebih rapi dikarenakan teknik tanju ini tidak menginjak garis jarak tanam. Berbeda halnya dengan tandur yang seringkali tanpa sengaja menginjak yang mengakibatkan terhapusnya garis jarak tanam yang sebelumnya dibuat dengan caplakan tersebut.

Dengan menggunakan teknik tanam maju petani bisa lebih fokus untuk maju menanam bibit padinya tanpa harus mencari jarak tanam untuk bibit padinya.

Lubang Larak Tanam Tidak Ada yang Terlewat

Jika dibandingkan dengan teknik tandur yang seringkali terlewatnya lubang jarak tanam, berbeda dengan tanju. Lubang jarak tanam yang akan ditanami berada di depan sehingga memudahkan untuk mengisinya dengan bibit dan tidak akan terlewat untuk ditanami.

Simak juga 'Demokrat Terbuka Jika Puan Ingin Lakukan Safari Politik':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT