Jadup Korban Lumpur Cair Rp 2 M
Minggu, 09 Jul 2006 23:23 WIB
Sidoarjo - Luapan lumpur panas di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur nyaris menenggelamkan pemukiman warga. Perekonomian perusahaan di sekitarnya juga lumpuh.Dari dana yang diserahkan Lapindo Brantas Inc, Pemkab Sidoarjo telah mencairkan uang jatah hidup (jadup) kepada masyarakat senilai Rp 2,128 miliar. Hingga saat ini mereka mengalokasikan Rp 11,9 miliar.Jatah itu diterima 1.810 KK (7.094 jiwa). Santunan senilai Rp 300 ribu/jiwa/bulan bagi korban bencana luapan lumpur itu adalah bantuan yang diberikan Lapindo Brantas Inc sebagai bentuk tanggung jawabnya.Data media centre Pemkab Sidoarjo, Minggu (9/7/2006), yang diperoleh detikcom, santunan itu diterima warga Desa Siring, Kec Porong 755 KK (2.637 jiwa) sebanyak Rp 791,1 juta (100%). Kemudian di Desa Renokenongo 420 KK (1.735 jiwa) sebesar Rp 520,5 juta (100%).Santunan juga diberikan di Kedungbendo, Kec Tanggulangin 635 KK (2.722 jiwa) sebesar Rp 816,6 juta (100%). Sedangkan santunan untuk warga Desa Jatirejo, Kec Porong masih belum bisa dibagikan karena dalam proses pendataan.Santunan untuk pekerja pabrik yang terkena banjir lumpur dari 15 perusahaan dengan total 1.736 tenaga kerja. Masing-masing memperoleh pengganti upah Rp 700 ribu/orang/bulan. Dari jumlah itu, telah terbayar Rp 1,138 miliar dengan jumlah pekerja 1.627 orang.Selain itu, lumpur panas juga merusak lahan, tanaman maupun ternak milik warga. Infrastruktur juga mengalami kerusakan seperti penerangan jalan, saluran irigasi, jalan, jaringan PDAM, listrik, sekolah, pabrik dan tempat ibadah.
(fay/)











































