Jauh dari Konflik, SBY Kagum Kehidupan Beragama di Sumut
Minggu, 09 Jul 2006 15:37 WIB
Medan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan kekagumannya terhadap kehidupan beragama di Sumatera Utara yang jauh dari konflik. SBY mengingatkan bahwa konflik beragama hanya akan menimbulkan malapetaka bagi rakyat Indonesia."Dalam hal ini saya menyatakan rasa bangga pada Sumatera utara yang telah menunjukan bagaimana menjaga kerukunan antar umat beragama di daerah ini," ungkap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Nasional ke-8 di Stadion Teladan Medan, Minggu (9/7/2006).Perhelatan yang dilakukan setiap tiga tahun sekali di provinsi yang berbeda ini dilangsungkan tanggal 8-17 Juli 2006. Acara ini dimeriahkan oleh 3.450 peserta dari 32 provinsi dan kontingen dari paduan suara Korea Selatan.Selain Presiden dengan Ibu Negara, juga hadir Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Agama M Maftuh Basyuni. "Semoga daerah lain mau mencontoh Sumatera utara dalam hal kerukunan beragama," tambah SBY.Menurut SBY, kegiatan Pesparawi ini merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan Kristiani. Dengan memperkuat keimanan dan kualitas keagamaan masing-masing umat maka ketenteraman dan kerukunan beragama yang sudah terjalin dapat terus dijaga.Presiden meminta peran serta semua kalangan untuk membantu terciptanya suatu masyarakat Indonesia yang adil, sejahtera dan beradab dengan terus menjaga kerukunan beragama.
(arn/)











































