Farwiza Farhan, Aktivis Lingkungan Aceh Masuk Sosok Inspiratif TIME 2022

ADVERTISEMENT

Farwiza Farhan, Aktivis Lingkungan Aceh Masuk Sosok Inspiratif TIME 2022

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 13:58 WIB
perempuan aceh yang menjaga kelestarian taman nasional leuser lewat yayasannya
Foto: Farwiza Farhan (Dok pribadi Farwiza Farhan)
Jakarta -

Aktivis lingkungan asal Aceh, Farwiza Farhan masuk sebagai salah satu sosok inspiratif Majalah TIME 2022. Farwiza dianggap telah memberikan perubahan di bidang pelestarian lingkungan.

Penilaian ini disampaikan oleh konservasionis dan pendiri Jane Goodall Institute, Goodall di Majalah TIME. Dia menulis bahwa awalnya banyak yang meragukan bahwa Farwiza saat ingin mengutamakan pendidikan dan kepeduliannya terhadap hutan. Banyak yang menyarankan Farwiza memilih salah satunya.

Namun, Farwiza berpikir bahwa apa gunanya mendidik wanita muda jika pada akhirnya kembali ke desa dan meninggal karena kurangnya sanitasi. Goodall mengatakan Farwiza mengambil jalan aktivismenya.

"Tapi apa gunanya mendidik seorang wanita muda jika dia kembali ke desanya dan meninggal karena kurangnya sanitasi? Semuanya saling berhubungan. Kita perlu memecahkan masalah ini pada saat yang sama-dan jelas Farwiza Farhan telah mengambil kebenaran ini," ungkapnya dalam Majalah TIME, Kamis (29/9/2022).



Dia menyoroti Taman Nasional Gunung Leuser yang menjadi kawasan yang diperjuangkan oleh Farwiza. Goodall menilai bahwa kawasan ini penting bagi dunia.

"Hutan seperti yang ada di Ekosistem Leuser adalah salah satu paru-paru terbesar dunia, menyerap CO₂ dari atmosfer dan menyimpannya di daun, batang, dan tanah hutan. Dan jika hutan-hutan ini ditebang, maka itu berarti semua CO₂ dilepaskan kembali ke atmosfer yang sudah terbebani, ke dalam gas rumah kaca yang menyelimuti dunia dan menjebak panas matahari," ungkapnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Farwiza di Leuser merupakan pekerjaan penting. Pekerjaan ini menciptakan perbedaan bagi masa depan dunia.

"Mempertahankan ekosistem dari industri, dari pembangunan, dari pemburu liar, seperti yang dilakukan Farwiza dan rekan-rekan aktivisnya, adalah pekerjaan penting. Dan pekerjaan itu dan pekerjaan orang-orang muda yang berpikiran sama akan membuat perbedaan bagi masa depan dunia kita," ujarnya.

Lihat juga video 'Aktivis Lingkungan Kritisi Penggunaan Galon Sekali Pakai':

[Gambas:Video 20detik]



Baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT