Jakarnaval Tepis Isu Terorisme
Minggu, 09 Jul 2006 06:10 WIB
Jakarta - Kota Jakarta Sabtu (8/7/2006) malam ini diwarnai oleh puluhan kendaraan hias yang berpawai di jalan utama Jakarta.Penyelenggaraan Jakarnaval untuk menepis adanya anggapan dan citra negatif mengenai situasi keamanan yang dinilai kurang kondusif di Jakarta. Hal itu diungkapkan Aurora Tambunan, Pengarah Acara Jakarnaval kepada detikcom di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan (8/07/2006)."Ada citra bahwa Jakarta itu teror, Jakarta itu bom, jadi hal itu mengganggu usaha pencapaian pariwisata di DKI Jakarta," kata Lola panggilan akrab Aurora.Nama Jakarnaval diusung supaya istilah "Jak" menjadi sebuah merek yang secara langsung mewakili Jakarta dalam setiap aktivitas di ibukota yang sibuk ini."Kami ingin "Jak" menjadi sebuah brand, ya seperti acara ini Jakarnaval, kemudian kan ada JakJazz, JakFilm dan lain sebagainya," ujar wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta ini. Acara Jakarnaval dibuka oleh Gubernur Sutiyoso dengan menembakkan pistol suar yang secara otomatis menyalakan cahaya di tulisan Jakarnaval di depan Balai Kota dan menyulut sekitar 20 kembang api. Acara berlangsung meriah diawali dengan pawai pasukan berkuda, drum band, pasukan bendera, rombongan moge Harley Davidson, dan pawai mobil hias, setelah sebelumnya penonton dihibur dengan tari-tarian kolaborasi dari Dinas Kebudayaan dan Dinas Tramtib.
(ddn/)











































