Gara-gara Soal Teknis, 3 Skenario Atasi Lumpur Molor
Minggu, 09 Jul 2006 01:43 WIB
Surabaya - Tiga skenario penanggulangan lumpur yang dilakukan tim terpadu terpaksa molor dari jadwal yang direncanakan sejak awal. Hal ini terjadi karena persoalan teknis.Kenyataan itu disampaikan Gubernur Jatim Imam Utomo kepada wartawan usai rapat koordinasi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, GM Lapindo Brantas Inc Imam P Agustino, Bupati Sidoarjo Wien Hendarso di Hotel JW Marriott, Surabaya, Sabtu (8/7/2006).Imam Utomo menjelaskan, molornya skenario penanggulangan tersebut akibat persoalan teknis di lapangan. "Skenario pertama seharusnya selesai hari Selasa kemarin, namun keadaan di lapangan ini yang menyebabkan jadwal kita molor," ujar Imam.Seperti yang direncanakan, skenario pertama ini adalah memasang Snubbing Unit di Sumur Banjar Panji I yang didjawalkan selesai pada hari Selasa (4/7/2006) ternyata selesai hari Rabu (5/7/2006).Meski molor dari jadwal, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menegaskan bahwa tidak ada kesalahan teknis di lapangan yang berarti.Molornya skenario dari waktu yang dijadwalkan semula akibat petugas yang berada di lapangan mengutamakan keselamatan daripada ketepatan waktu."Saya rasa waktu yang dijawalkan ini bersifat tentatif, karena tim yang ada di lapangan lebih mengutamakan keselamatan kerja daripada kecepatanwaktu selesainya," terangnya.
(ddn/)











































