Teater Tanah Airku Tunggu Dukungan Pemerintah
Sabtu, 08 Jul 2006 22:06 WIB
Jakarta - Waktu keberangkatan ke Jerman tinggal menghitung hari, rombongan teater anak Tanah Airku mengaku masih kekurangan dana. Padahal di sana mereka akan mengharumkan nama bangsa dalam festival teater anak-anak internasioal yang berlangsung 14-22 Juli 2006. Demikian ungkap Jose Rizal Manua, (sutradara), usai diterima oleh Wapres Jusuf Kalla di kediaman resmi Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat (8/7/2006). Dukungan yang paling dibutuhkan adalah dana tranportasi sebesar Rp 200 juta untuk sekali jalan ditambah uang saku bagi 14 orang anak selama satu pekan berada di Jerman. "Kami ke sini minta doa restu. Syukur-syukur kalo Pak Jusuf Kalla memberi uang saku buat anak-anak. Kelihatannya sih dikasih, belum tahu berapa," ujar Jose pada wartawan. Perlu diketahui, anak-anak asuhan Jose Rizal ini telah mempunyai prestasi internasioanal. Dua tahun lalu mereka meraih medali emas pada festival teater serupa yang berlangsung Toyama, Jepang. Ironisnya ketika itu mereka berlaga tanpa bantuan dana sedikit pun dari Pemerintah layaknya kontingen negara lain. Dukungan penuh justru diperoleh dari pemerintah Jepang selaku tuan rumah. "Sebenarnya kami telah sounding ke mana-mana (pada kalangan pemerintah), tapi ya tidak ada hasilnya. Makanya sekarang kami coba lagi," papar Jose. Tidak mau mengulang kesulitan pada 2004, kali ini menajemen Teater Tanah Airku sudah mengajukan pemintaan bantuan ke beberapa pejabat negara. Antara lain kepada Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menneg Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, Menlu Hassan Wirajuda, Mendiknas Bambang Sudibyo dan Menbudpar Jero Wacik. "Rata-rata mereka mau membantu. Ada yang kasih dukungan, tapi bentuknya macam-macam," tambah sang manajer, Alika Chandra, tentang hasil usahanya selama ini.
(ddn/)











































