Ditanya Bayaran Jadi Pengacara Putri, Febri Diansyah Bicara Ujian Advokat

ADVERTISEMENT

Ditanya Bayaran Jadi Pengacara Putri, Febri Diansyah Bicara Ujian Advokat

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 21:24 WIB
Febri Diansyah dan Rasamala
Febri Diansyah (baju putih) dan Rasamala (Foto: Anggi/detikcom)
Jakarta -

Dua eks pegawai KPK Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang bergabung ke tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Saat menerima tawaran tersebut, Febri mengaku tidak mendapatkan tekanan dari manapun.

"Tidak, tidak ada dorongan (dari siapa pun)," kata Febri di Hotel Erian di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (28/9/2022).

Febri mengatakan menjadi kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo merupakan pilihan profesional sebagai advokat. Menurutnya, pengalaman dan pembelajaran yang didapatkannya selama ini sebagai advokat berpengaruh terhadap pemilihan keduanya menjadi pengacara di kasus ini.

"Jadi ini pilihan profesional. Pilihan profesional kami sebagai advokat sekaligus tentu saja apabila kami berbicara soal profesional menjadi advokat sekaligus berbicara dari segi etis," katanya.

"Seluruh pengalaman kami selama ini seluruh proses belajar kami dalam pengalaman kerja dan interaksi selama ini, itu pasti akan mempengaruhi bagaimana kami bisa menjadi kuasa hukum di sini," sambungnya.

Kemudian, ketika ditanya perihal bayaran yang didapatkan menjadi pengacara keluarga Ferdy Sambo, Febri hanya berbicara mengenai ujian sebagai advokat. Menurutnya, menjadi pengacara yang objektif merupakan ujian dalam menyelesaikan suatu kasus.

"Mungkin ada yang tidak percaya, 'apa iya misalnya lawyer bisa objektif?' Itu ujian bagi kami untuk bisa menerapkan dalam konteks perkara ini, dan bukan hanya perkara ini juga perkara-perkara yang lainnya," kata Febri.

"Itulah kami pikir tugas dari advokat ujiannya adalah memang ini seperti meniti jalan yang agak licin yang ya. Ujiannya bagi kami adalah bagaimana kami bisa konsisten memegang prinsip-prinsip tersebut," sambungnya.

Sementara itu, Rasamala mengatakan keputusan bergabung ke tim pengacara keluarga Ferdy Sambo merupakan keputusan sendiri. Dia menyebut keputusan itu dibuat setelah menilai adanya peluang-peluang lain di kasus tersebut.

"Kalau lawyer, advokat, itu kan memang independen, artinya dia memutuskan sendiri, memilih sendiri. Nah kami kan memang memberikan bantuan kepada mereka yang memang membutuhkan. Tentu setelah kami menilai juga bahwa apakah kasus ini misalnya ada peluang untuk melakukan pembelaan atau tidak. Nah itu semua akan kita review dulu, kita verifikasi dulu," katanya.

Rasamala mengatakan keputusan menjadi pengacara keluarga Ferdy Sambo bukan hal yang sederhana. Dia menegaskan tidak ada dorongan dari manapun ketika memilih bergabung ke tim pengacara keluarga Ferdy Sambo.

"Jadi memang ini keputusan independen dan tidak ada kaitannya dengan ada dorongan pihak lain atau pihak ketiga atau pihak manapun. Jadi prinsipnya ini keputusan independen dalam konteks profesi kami sebagai seorang advokat," tuturnya.

Diketahui, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Ferdy dan Putri menjadi tersangka bersama Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf dan Bharada Eliezer.

(knv/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT