Ada 2 Patahan di Bawah Sumur Panas Lapindo
Sabtu, 08 Jul 2006 16:06 WIB
Sidoarjo - 2 Garis patahan ditemukan di timur dan barat sumur panas Lapindo Brantas Inc, Sidoarjo, Jawa Timur. Namun belum diketahui dampak dari adanya patahan ini.Patahan yang berada di bawah bumi ini ditelisik oleh Tim I Subsurface Institut Teknologi Bandung (ITB). Hasil ini didapat setelah tim yang telah bekerja 3 minggu ini menyelidiki 215 titik."Pengamatan dilakukan untuk mencari rekahan yang ada di bawah bumi di sekitar sumur," ujar koordinator Tim I Kukuh Hadianto kepada wartawan di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (8/7/2006).Rancananya, tim ini akan meneliti rekahan di 300 titik sekitar sumur Lapindo. Untuk mencari rekahan, 4 desa di daerah sekitar luapan sumur panas akan menjadi prioritas penelitian mereka. Desa-desa itu antara lain Renokenongo, Siring, Jatirejo, dan Kedungbendo."Penelitian dilakukan di setiap 100 meter dengan alat bernama gravimeter," tambah Kukuh.Dari hasil analisa sementara, tim menyimpulkan terdapat 5 patahan besar yang terdeteksi di daerah sekitar sumur Panji I. Namun hingga saat ini, dari 5 patahan itu, baru 2 yang dapat dipastikan. Sedangkan 3 lainnya masih akan didiskusikan dengan tim dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).Namun Kukuh belum berani menyimpulkan dampak dari adanya patahan ini. "Nanti apabila sudah didapat kepastian dari 5 patahan, Tim I akan menyerahkan hasil penelitian ini ke Tim II," imbuhnya.Tim II ini, ditambahkan Kukuh, terdiri dari BP Migas, pemerintah, dan Abel Company (konsultan Lapindo).Sementara itu, sat ini tim masih mencari rekahan lain yang berada di barat sumur Panji I. Dengan menggunakan kapal jenis Hovertcrof, tim dari ITB ini berencana mencari lebih dari 8 titik rekahan dengan gravimeter.
(wiq/)











































