Tahanan Bom Molotov Serahkan Diri
Sabtu, 08 Jul 2006 15:15 WIB
Pekanbaru - Tahanan kasus bom molotov, Jufri Tanjung akhirnya menyerahkan diri pada 12.00 WIB, Sabtu (8/7/2006). Pelaku bom molotov yang menewaskan 3 orang ini pun langsung diperiksa intensif oleh polisi.Penyerahan diri mantan ketua Pemuda Pancasila ini dibenarkan Kepala Lapas Pekanbaru, Purwadi Utomo saat dihubungi detikcom pukul 14.00 WIB."Penyerahan Jufri ini atas kerjasama dengan pihak pengacaranya, Aswin Siregar," ujar Purwadi.Ditambahkan Purwadi, Aswin sempat melobinya. "Aswin katakan, Jufri bersedia menyerahkan diri sepanjang ada jaminan keamanan," tutur Purwadi.Purwadi mengungkapkan, Jufri khawatir akan adanya ancaman penembakan di tempat serta penculikan. Oleh karenanya, melalui kuasa hukumnya, Jufri meminta jaminan keamanan bisa dikabulkan."Jaminan keamanan kita sanggupi, dan Jufri kembali dalam keadaan selamat. Ini jaminan yang kita berikan kepada dia," imbuh Purwadi.Sipir LalaiMenyangkut peristiwa kaburnya Jufri, Purwadi sendiri belum bisa menjelaskan secara rinci. "Ini bentuk kelalaian petugas sipir jaga malam yang jumlahnya hanya 8 orang," tandasnya.Namun, dia telah memberikan surat peringatan kepada piket malam yang ditembuskan ke Kanwil Depkum HAM Provinsi Riau. "Agar ada tindakan tegas untuk sipir jaga malam," imbuh Purwadi.Sebanyak 960 tahanan berada di LP Pekanbaru. Mereka hanya dijaga 8 sipir, masing-masing pada siang dan malam. "Artinya, 1 orang sipir mengawasi 100 tahanan," ujarnya.
(wiq/)











































