Kasus Koes Kesalahan Politik
Sabtu, 08 Jul 2006 13:08 WIB
Jakarta - Pengamat militer MT Arifin menilai kasus senjata yang ditemukan di kediaman Waaslog KSAD Alm Brigjen TNI Koesmayadi sebagai kesalahan politik. Menurutnya, ada kekuatan di luar militer yang ingin mengangkat masalah ini ke tingkat atas."Mungkin ini adalah kerisauan-kerisauan persoalan terhadap perkembangan politik pada saat ini," katanya di sela-sela diskusi di Mario's Place, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2006).Faktor politis ini, menurut Arifin berasal dari internal militer dan eksternal militer. Namun tak dijelaskannya, apa saja yang menjadi faktor politis itu."Untuk menghindari berpanjangnya isu lebih lanjut, lebih baik diserahkan saja pada internal TNI AD," imbuhnya.Sedangkan non-TNI, diminta Arifin untuk menerima hasilnya saja. "Bila banyak yang mencampuri, justru tentara merasa direcoki," tandasnya.Selain persoalan politik, menurut Arifin, kasus Koes dinilai karena persoalan administrasi yang belum terselesaikan. Jika memang demikian, lanjutnya, kasus Koes merupakan kesalahan prosedural."Kalau kesalahan administrasi berarti ada semacam kelengahan atau permainan," ujar Arifin.
(wiq/)











































