MA Kocok Ulang Majelis Perkara yang Diadili Hakim Agung Sudrajad Dimyati

ADVERTISEMENT

MA Kocok Ulang Majelis Perkara yang Diadili Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 13:37 WIB
Sudrajad Dimyati, Sudrajat Dimyati
Sudrajad Dimyati (ari saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) mengocok ulang majelis perkara yang diadili oleh hakim agung Sudrajad Dimyati. Sebab Sudrajad Dimyati saat ini menghuni sel KPK atas dugaan kasus suap.

"Semua perkara yang berjalan atau belum diputus, baik perkara perdata umum maupun perkara perdata khusus, yang ditangani oleh pak SD apakah sebagai anggota atau ketua majelis sejak ditetapkannya sebagai tersangka, Ketua MA akan menarik perkara-perkara itu untuk selanjutnya posisi pak SD dalam majelis perkara yang bersangkutan akan diganti oleh hakim agung yang lain," kata jubir MA, hakim agung Andi Samsan Nganro saat berbincang dengan detikcom, Rabu (28/9/2022).

Sudrajad Dimyati adalah hakim agung yang berada dan bertugas di kamar perdata MA.

"Termasuk perkara Nomor 3479 K/PDT/2022 di mana Pak SD duduk sebagai anggota majelis hakim akan ditarik untuk diganti oleh hakim agung lain yang ada di Kamar Perdata," ujar Andi Samsan Nganro.

Perkara Nomor 3479 K/PDT/2022 itu adalah perkara yang diduga akan disuap.

"Jika perkara tersebut memang belum putus tentu termasuk perkara yang akan ditarik untuk dilakukan penggantian," ucap Andi Samsan Nganro.

Kasus lain contohnya perkara penetapan ganti kelamin. Yaitu permohonan kasasi yang diajukan Faqih Al Amien. Di mana Faqih sudah berganti kelamin menjadi perempuan lalu mendaftarkan penetapan ke Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto. Apa daya, permohonan kandas.

Di tingkat kasasi, Faqih Al Amen diadili oleh ketua majelis Syamsul Maarif dengan anggota Sudrajad Dimyati dan Pri Pambudi Teguh. Karena ditangkap KPK di kasus suap paillit, maka kursi Sudrajad Dimyati di kasus itu akan diganti.

Kasus bermula saat KPK menangkap basah pegawai MA, Dessy Yustria tengah menerima uang suap dari pengacara Eko Suparno. Lalu KPK mengembangkan kasus itu dan berikut daftar 10 tersangka kasus suap menyuap itu:

Sebagai Penerima:
- Sudrajad Dimyati, Hakim Agung pada Mahkamah Agung
- Elly Tri Pangestu, Hakim Yustisial/Panitera Pengganti Mahkamah Agung
- Desy Yustria, PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung
- Muhajir Habibie, PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung
- Nurmanto Akmal, PNS Mahkamah Agung (Catatan: KPK awalnya menyebut tersangka berinisial RD, namun belakangan KPK menyampaikan klarifikasi)
- Albasri, PNS Mahkamah Agung

Sebagai Pemberi:
- Yosep Parera, Pengacara
- Eko Suparno, Pengacara
- Heryanto Tanaka, Swasta/Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana)
- Ivan Dwi Kusuma Sujanto, Swasta/Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana)

Simak video 'Mahfud Md: Upaya Pemberantasan Korupsi Banyak Gembos di MA':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT