Sawah Kering, Petani di Bandarlampung Jadi Buruh
Jumat, 07 Jul 2006 17:42 WIB
Lampung - Ratusan hektare sawah tadah hujan di Bandarlampung, Lampung, mulai mengalami kekeringan sebagai dampak dari musim kemarau yang baru berlangsung. Para petani itu pun terancam gagal panen, padahal mereka baru saja menanam bibit padi. Para petani yang berada di Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, Lampung, itu mengatakan meskipun kemarau baru berlangsung beberapa hari, tapi bibit padi yang baru ditanam sudah rusak. "Panen padi kami pasti akan gagal," kata Lasman seorang petani di Sukarame, Jumat (7/7/2006). Menurut Lasman, kondisi kekeringan itu terjadi sejak tiga bulan lalu. "Biasanya kekeringan ini akan berlangsung selama berbulan-bulan. Padahal kami sangat mengandalkan hujan," ujarnya. Akibat musim kemarau ini, tanaman padi mereka terancam gagal panen. Para petani ini pun beralih profesi menjadi buruh bangunan atau menanam sayur-sayuran.
(jon/)











































