Disomasi Pj Gubernur Papua Barat, Begini Respons Pengacara Lukas Enembe

ADVERTISEMENT

Disomasi Pj Gubernur Papua Barat, Begini Respons Pengacara Lukas Enembe

M Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 10:37 WIB
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe menjawab permintaan Presiden Jokowi agar kliennya memenuhi panggilan KPK. Pengacara mengatakan Lukas Enembe masih sakit.
Tim Pengacara Lukas Enembe (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi ke pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe. Lalu bagaimana respons tim kuasa hukum Lukas Enembe?

"Saya tidak tahu dalam perkara apa. Tapi sikapnya begini, apa yang saya sampaikan adalah semuanya fakta hukum. Bukan opini, bukan rekayasa," kata pengacara Lukas Enembe, Stefanus R Rening saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (27/9/2022).

Dia tidak mempersoalkan somasi yang dilayangkan Paulus Waterpauw tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi hak semua warga negara Indonesia.

"Jadi kalau dia mau somasi silakan aja, itu hak hukum warga negara kok. Tapi kan nanti saya klarifikasi, kenapa saya bicara politisasi, kenapa saya bicara kriminalisasi," ucapnya.

Stefanus mengklaim apa yang ia katakan terkait Lukas Enembe adalah fakta. Dia menyebut upaya kriminalisasi atau politisasi dalam kasus yang menjerat kliennya sebagai tersangka KPK merupakan fakta yang ditemukannya.

"Tapi itu adalah fakta yang saya temukan, sehingga ada rangkaian. Kalau saya katakan bahwa ini adalah kriminalisasi, ini politisasi, karena ada rangkaian, ya toh. Jadi saya tidak bicara fiktif, saya tidak bicara pembohongan publik," ujarnya.

"Satu, saya berdasarkan referensi yang buku sudah ditulis, yang sudah diterbitkan dua tahun yang lalu. Dan saya juga mengkonfirmasi semua peristiwa yang dialami Gubernur Papua terhadap perlakuan negara, pemerintah, oknum pemerintah terhadap diri beliau," tambahnya.

Waterpauw Somasi Pengacara Lukas Enembe

Diketahu, Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe (LE). Somasi itu terkait tudingan keterlibatan Waterpauw dalam proses penetapan tersangka KPK terhadap Lukas Enembe.

"Somasi sudah dilayangkan kepada tim kuasa hukum LE agar segera memberikan klarifikasi dalam waktu 2 kali 24 jam. Jika tidak ada tanggapan, maka langkah hukum pencemaran nama baik akan kami tempuh," tegas Waterpauw di Manokwari, dilansir dari Antara, Selasa (27/9).

Simak Video 'Buka Suara Pihak Lukas Enembe soal Hobi Main Judi di Luar Negeri':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT