Anak-anak Korban Gempa Ikuti Khitanan Massal

Anak-anak Korban Gempa Ikuti Khitanan Massal

- detikNews
Jumat, 07 Jul 2006 16:53 WIB
Boyolali - Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jumat (7/7/2006) pagi hingga siang diramaikan ulah anak-anak. Ada yang menangis atau menjerit-jerit. Ada yang hanya meringis atau bahkan tersenyum. Mereka adalah anak-anak yang menjadi peserta khitanan massal.Keseluruhan dari mereka adalah anak-anak yang berasal dari Kecamatan Gantiwarno, yang merupakan daerah korban gempa 27 Mei paling parah di Klaten. Usia mereka antara 7 hingga 13 tahun.Tidak sedikit dari mereka yang menangis sejadi-jadinya karena ketakutan menghadapi operasi minor atau khitan yang dilakukan oleh juru khitan. Anak-anak itu menangis sambil berteriak-teriak memanggil orangtuannya.Namun ada pula yang tetap diam meskipun meringis-ringis ngeri membayangkan ujung kulit kelaminnya dipotong. Sesuai dikhitan, anak-anak ini mengaku senang meskipun juga mengaku merasakan sakit. Apalagi setelahnya masih mendapat berbagai hadiah.Acara khitanan massal itu digelar gratis dalam rangka HUT Ke-56 Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah. Ketua panitia khitanan massal, Taryono, mengatakan pihaknya memilih peserta dari anak-anak korban gempa sebagai bagian kepedulian sosial.Menurutnya, seluruh peserta akan menerima bingkisan hadiah dari Pemprov Jateng. Masing-masing yang dipersiapkan panitia adalah uang saku, perlengkapan ibadah serta peralatan sekolah dan belajar.Karena jumlah anak-anak peserta khitanan massal ini cukup banyak maka pihak panitia juga cukup kewalahan meskipun telah menyiapkan 30 tenaga medis. Hingga sore acara anak-anak yang hendak dikhitan belum seluruhnya ditangani."Setelah dikhitan, anak-anak ini kami diwajidbkan tinggal tiga hari di asrama haji. Mereka tidak memiliki tempat tinggal memadai. Jika langsung kembali ke pengungsian kami khawatir luka akibat khitan akn mengalami infeksi," ujar Taryono. (jon/)


Berita Terkait