Gadis Irak Diperkosa & Dibunuh, Militer AS Minta Maaf

Gadis Irak Diperkosa & Dibunuh, Militer AS Minta Maaf

- detikNews
Jumat, 07 Jul 2006 16:01 WIB
Baghdad - Pimpinan militer AS di Irak meminta maaf atas perbuatan keji yang dilakukan sejumlah tentara AS. Duta Besar (Dubes) AS untuk Irak Zalmay Khalilzad juga menyatakan belasungkawa atas tewasnya seorang gadis remaja Irak beserta keluarganya yang dibantai prajurit AS.Komandan tertinggi AS di Irak, Jenderal George W. Casey dan Dubes AS Zalmay Khalilzad menyatakan, investigasi atas peristiwa ini akan terus dilakukan secara dengan gencar dan terbuka."Atas nama misi AS dan pasukan multinasional di Irak, kami ingin menyampaikan dukacita mendalam kami kepada semua anggota keluarga yang kehilangan orang yang dicintai di Mahmudiyah pada 12 Maret 2006," demikian pernyataan kedua pejabat AS itu. Casey dan Khalilzad menyebut insiden pemerkosaan dan pembunuhan remaja Irak dan keluarganya "benar-benar merupakan tindakan yang tidak bisa dimaafkan dan diterima." Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (7/7/2006).Jenderal dan Dubes AS itu juga berjanji akan bekerja sama dengan pemerintah Irak untuk memastikan transparansi proses investigasi kasus tersebut. Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki menyerukan digelarnya penyelidikan independen atas insiden itu. Prajurit Steve D. Green telah dikenai dakwaan pemerkosaan dan pembunuhan seorang ABG Irak di Kota Mahmudiyah. Pemuda AS itu juga dituduh menghilangkan nyawa kedua orangtua dan adik korban. Sedikitnya tiga tentara AS lainnya saat ini tengah menjalani pemeriksaan atas dugaan keterlibatan dalam peristiwa keji itu. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads