Komisi I DPR Tanggapi Posisi Duduk Andika dan Dudung Dipisahkan Prabowo

ADVERTISEMENT

Komisi I DPR Tanggapi Posisi Duduk Andika dan Dudung Dipisahkan Prabowo

Firda Cynthia Anggrainy, Nahda Utami - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 17:20 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa hingga KSAD Jenderal Dudung Abdurachman hadir dalam rapat Komisi I DPR. Posisi duduk Andika dan Dudung dipisahkan Menhan Prabowo.
Potret Panglima TNI-KSAD duduk bareng di raker bersama DPR (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Posisi duduk Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di rapat Komisi I DPR hari ini menarik perhatian. Komisi I DPR buka suara terkait hal itu.

Untuk diketahui, Komisi I DPR hari ini rapat bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membahas terkait anggaran. Dalam rapat itu hadir Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa hingga KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

Posisi duduk Andika dan Dudung menarik perhatian. Sebab, keduanya diselingi Prabowo, sementara Yudo duduk persis di samping Andika.

Komisi I DPR Buka Suara

Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari merespons posisi duduk tersebut. Kharis mengatakan pihaknya tak tahu-menahu posisi duduk itu.

"Wah, nggak tahu. Saya masuk ruangan sudah pada duduk. Kita nggak pernah ngurus urusan siapa duduk di mana," kata Kharis di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Kharis mengatakan pimpinan Komisi tak mengurusi soal posisi duduk mitra kerja yang hadir dalam rapat. Yang pasti, kata dia, Prabowo, Andika, dan Dudung harus berada di baris paling depan.

"Nggak diatur siapa sebelahan sama siapa. Yang pasti beliau-beliau di baris paling depan. Mau siapa sebelahan sama siapa, itu nggak ada urusan kita," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan mengatakan tidak pernah ada pengaturan terkait posisi duduk. Yang pasti, menurutnya, posisi menteri selalu berada di tengah.

"Kondisi duduk dari dulu selalu diatur, Menteri Pertahanan di tengah, di sebelah kanannya pasti Panglima TNI, di sebelah kirinya adalah Staf Khusus, selalu begitu," kata Farhan.

Farhan lantas menceritakan suasana rapat Komisi I DPR bersama Prabowo hari ini. Dia menyebut hubungan Andika dengan Dudung baik-baik saja.

"Seperti baik-baik saja ya. It feels good. Tanya fotografer coba tadi mereka yang foto-foto, dengan salaman-salaman gitu," jelas Farhan.

Lebih lanjut Farhan menyoroti hubungan Andika dengan para kepala staf TNI. Dia berharap Andika selalu menjaga soliditas demi menjaga marwah TNI.

"Yang paling penting antara pengguna kekuatan, pembina kekuatan, dan panglima tertinggi agar menjaga soliditas karena kita butuh TNI yang solid dan saling menghargai bersama-sama menjaga marwah," ujarnya.

(eva/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT