Tarif PAM Batal Naik, TPJ 'Ancam' Pelayanan Terganggu

Tarif PAM Batal Naik, TPJ 'Ancam' Pelayanan Terganggu

- detikNews
Jumat, 07 Jul 2006 14:32 WIB
Jakarta - Pembatalan kenaikan tarif bak menampar wajah PT Thames PAM Jaya (TPJ). Tanpa penyesuaian tarif, pelayanan PAM bakal terganggu. Ngancem nih!"Kita tidak menduga saja. Tetapi kita tetap harus bekerja meski tanpa penyesuaian tarif otomatis (PTO)," kata Direktur Humas PT TPJ Rhamses Simanjuntak.Hal ini disampaikan di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2006).Menurut dia, tanpa PTO maka pelanggan akan terganggu. Pelayanan juga akan tertunda.Tahun 1998 hingga tahun 2004, jelas Rhamses, PT PAM Jaya mengalami defisit. PTO dipakai untuk mengganti tarif air, biaya operasional dan membayar utang ke Departemen Keuangan. PT PAM Jaya tidak memiliki sumber pendapatan lain selain tarif."Kalau misalnya tidak ada investasi, maka pencapaian target akan makin tertunda," ujar Rhamses.Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menolak kenaikan tarif PAM untuk semester kedua tahun 2006. Sutiyoso menilai pembatalan tarif tersebut karena kurangnya pelayanan PAM Jaya kepada pelanggan dan masih banyak masalah kebocoran. (aan/)


Berita Terkait