Demo Protes Kenaikan SPP di UNM Berakhir Ricuh

Demo Protes Kenaikan SPP di UNM Berakhir Ricuh

- detikNews
Jumat, 07 Jul 2006 13:59 WIB
Makassar - Unjuk rasa menolak kenaikan SPP di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl Andi Pettarani, Jumat (7/7/2006) berakhir ricuh. Kericuhan berawal dari perbedaan tuntutan antara dua kelompok mahasiswa. Unjuk rasa ini dimulai pukul 09.00 Wita. Sekitar 30 mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM mendatangi gedung rektorat. Di depan gedung rektor, para mahasiswa memprotes kenaikan SPP untuk mahasiswa baru. Protes ini dilakukan karena kenaikan SPP dianggap terlalu mencolok, sebanyak 80%. Pada tahun ajaran lalu, SPP mahasiswa baru hanya Rp 375 ribu persemester, dan kini melonjak menjadi Rp 675 ribu per semeter. "Kenaikannya terlalu drastis," ujar salah seorang mahasiswa. Kenaikan ini, menurut keterangan pihak rektorat, untuk perbaikan sarana dan prasarana kampus, serta kebutuhan-kebutuhan lain. Namun aksi yang dilakukan BEM UNM ini, ternyata tak disenangi oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Pasalnya, mahasiswa fakultas ini menganggap kenaikan itu sudah lewat pertimbangan yang matang dan berdasarkan kalkulasi-kalkulasi mereka, kenaikan ini wajar. Lantaran tidak senang, sekitar dua puluh orang mahasiswa FIK lalu melakukan pelarangan terhadap para pengunjuk rasa. Ketegangan antara mahasiswa pun terjadi. Saling cekcok mulut, hingga para pengunjuk rasa mundur hingga pintu gerbang bagian samping kampus UNM. Di tempat ini, sekitar 5 orang pengunjuk rasa dipukuli. Meski demikian, tak ada mahasiswa yang mengalami luka serius. Sekitar satu jam insiden ini mereda, lalu kembali terjadi pengrusakan lemari buku di lantai 2 gedung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yag sering dijadikan tempat ngumpul para mahasiswa BEM UNM. Kini, suasana di kampus kembali tenang. Hanya saja, nampak puluhan mahasiswa yang masih bergerombol di lokasi kejadian. (asy/)


Berita Terkait