Tidak Bersalah, Pria AS Dipenjara 21 Tahun!

Tidak Bersalah, Pria AS Dipenjara 21 Tahun!

- detikNews
Jumat, 07 Jul 2006 11:26 WIB
New York - Seorang pria harus mendekam dalam penjara atas perbuatan yang tidak dilakukannya. Tidak tanggung-tanggung, pria tak bersalah itu tinggal di balik sel selama dua dekade lebih. Duh!Kejadian ini terjadi di New York, Amerika Serikat. Alan Newton selama ini dipenjara atas kasus pemerkosaan brutal pada tahun 1984 silam. Namun pria yang kini berusia 44 tahun itu, akhirnya dibebaskan karena bukti DNA menyatakan dia tidak bersalah.Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Jumat (7/7/2006).Kerabat keluarga Newton bersorak gembira ketika pria itu memasuki ruang sidang yang dipadati pengunjung di New York, Kamis 6 Juli waktu setempat. Newton berdiri dengan tenang ketika Hakim John Byrne menandatangani surat perintah pembebasan dirinya.Newton berterima kasih kepada para pengacaranya. Warga AS itu juga menyampaikan simpati kepada perempuan korban pemerkosaan yang menyebabkan dirinya divonis keliru."Vonis saya yang tidak adil memberikan ketidakadilan bagi kita berdua," kata Newton. "Itu membuka luka lama dan tidak menyelesaikan kasus dia," imbuh Newton.Newton dinyatakan bersalah atas pemerkosaan seorang perempuan berusia 25 tahun di sebuah gedung yang tidak terpakai lagi di Bronx tahun 1984 silam. Dia divonis hukuman 40 tahun penjara. Newton mulai menjalani hukuman kurungan sejak 1985. Itu berarti selama ini dia telah dipenjara 21 tahun!Pada tahun 1994, Newton mengajukan permintaan agar uji DNA baru dilakukan. Namun permohonan itu ditolak karena ketiadaan bukti. Permintaan serupa diajukan empat tahun kemudian. Namun pengujian pakaian korban tidak menemukan adanya DNA pria.Tahun lalu, kantor pengacara distrik Bronx meminta divisi properti Departemen Polisi New York mencari alat yang digunakan dalam kasus pemerkosaan tersebut di sebuah gudang penyimpanan bukti di Kota Queens. Petugas akhirnya menemukan alat tersebut, yang kemudian dilakukan pengujian DNA beberapa bulan lalu. Hasil tes menunjukkan Newton tidak bersalah.Kini setelah bebas, Newton berencana untuk menyelesaikan pendidikan sarjananya dan mencari karir baru. Pria itu bekerja sebagai teller bank ketika ditangkap dulu. Newton juga berniat mengajukan gugatan kepada kepolisian atas kasusnya. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads