2 Kapal Dikerahkan Cari Rekahan Baru di Lumpur Lapindo

2 Kapal Dikerahkan Cari Rekahan Baru di Lumpur Lapindo

- detikNews
Jumat, 07 Jul 2006 11:03 WIB
Sidoarjo - Tim I dari ITB mengerahkan dua kapal jenis hovertcraft yang disewa dari Hovertindo. Kapal ini akan mencari data rekahan baru di bawah permukaan khususnya yang digenangi lumpur panas di lapangan eksplorasi Lapindo Brantas Inc.Kapal mulai beroperasi ke penampungan lumpur di Desa Renokenongo, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (7/7/2006) pukul 10.00 WIB.Pengerahan kapal ini menyedot perhatian masyarakat sekitar. Warga yang awam dengan jenis kapal ini tampak menonton di atas jembatan penyeberangan di Desa Siring, Sidoarjo.Kapal Hovertcraft tersebut membawa alat gravimeter. Alat ini berguna untuk mengetahui sumber rekahan baru bawah permukaan tanah atau dikenal dengan nama zonameter.Gravimeter yang dibawa oleh tim I sebanyak 2 unit. Alat yang disewa dari Badan Koordinasi Survai dan Pemetaan Nasional Pusat (Bakosurtanal) harganya sangat mahal hingga Rp 1 miliar per unit.Namun yang dapat beroperasi hanya 1 unit gravimeter karena 1 alat lainnya telah rusak setelah dipakai untuk mencari rekahan di sekitar rel kereta api di Porong."Untuk mencari rekahan di bawah permukaan yang saat ini sudah dipenuhi oleh lumpur, maka tim I harus mengerahkan dua hovertcraft," kata Kukuh Hadianto, anggota Tim I Penanggulangan Lumpur Lapindo.Menurut dia, tim I sudah berada di lapangan selama kurang lebih 4 pekan dan sudah mencari rekahan yang ada di berbagai titik disekitar lautan lumpur.Tim I hari ini mengkhususnya mencari rekahan baru yang belum sempat terdeteksi karena dipenuhi luapan lumpur.Data yang diperoleh tim I akan dilakukan evaluasi dan akan diserahkan ke tim II. Tim II merupakan tim gabungan dari Lapindo, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan tim pengeboran. Nah, tim II inilah yang akan melakukan penyumbatan maupun penutupan rekahan yang diperoleh dari tim I. (aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait