NasDem Dukung Penertiban Prostitusi di Jakut: Pemangku Wilayah Harus Cepat

ADVERTISEMENT

NasDem Dukung Penertiban Prostitusi di Jakut: Pemangku Wilayah Harus Cepat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 08:55 WIB
Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta fraksi NasDem, Nova Harivan Paloh
Foto: Dok. DPRD DKI
Jakarta -

Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mendukung penyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk menertibkan prostitusi di dekat Hutan Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut). Pemangku wilayah di bawah disebut harus bergerak cepat untuk menertibkan.

"Mendukung, sangat dukung. Namanya prostitusi, apapun juga dampaknya kurang baik. Apalagi di seputaran Hutan Kota, kan," ucap Wakil Ketua Fraksi NasDem Nova Paloh, saat dihubungi, Sabtu (24/9/2022).

"Harus benar-benar ditertibkan dari Satpol PP. Pertama pemangku wulayah dulu, RT, RW, Camat di situ, dibantu Satpol PP untuk menertibkan itu. Karena, berdampak kurang baik kepada masyarakat sekelilingnya juga, kan," ujarnya.

NasDem menyebut pihak RT hingga Kecamatan perlu segera koordinasi. Sehingga, pelaksanaan eksekusi lokasi prostitusi jadi jelas.

"Yang penting pemangku wilayah tindak cepat. RT, RW, Camat, Lurah. Bersama dengan Satpol PP, adakan koordinasi rapat," tuturnya.

Terlebih menurutnya aduan soal lokasi prostitusi disampaikan langsung oleh warga. "Apalagi keresahan masyarakat, masyarakat juga komplain, kita tak boleh membuat masyarakat resan," katanya.

Wagub Bakal Tutup Prostitusi

Warga dekat Hutan Kota Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara, ingin agar kompleks prostitusi di sekitar lingkungannya ditutup, apalagi ada peristiwa pemerkosaan di hutan kota pada awal bulan ini. Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan kompleks prostitusi itu bakal ditutup.

"Pasti, pasti. Silakan semua masyarakat, warga, teman-teman wartawan media semua, sampaikan kepada kami apabila mengetahui ada tempat-tempat prostitusi di Jakarta, akan kami tutup. Semua," kata Riza.

Dia berbicara kepada wartawan di sela Musyawarah Nasional Komite Seni Budaya di Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2022).

Prostitusi tidak diperkenankan diselenggarakan di masyarakat Jakarta dan Indonesia pada umumnya. Terlebih lagi, khusus untuk konteks kasus sekitar hutan kota di Cilincing, Jakarta Utara, anak-anak butuh lingkungan yang sehat untuk tumbuh dewasa.

"Kita pasti segera tutup (kompleks prostitusi). Nanti Satpol PP dan jajaran terkait (menangani)," kata Riza.

Masalah penjagaan lingkungan dari efek negatif prostitusi menjadi tanggung jawab bersama. Cara praktis menjaga lingkungan adalah memasang CCTV supaya lebih banyak sudut Jakarta bisa diawasi.

"DKI Jakarta sendiri bekerja sama dengan Polda Metro Jaya, dengan Kodam Jaya, kita membangun ribuan CCTV. Ke depan, setiap tahun akan kita tambah, kita tingkatkan CCTV di Jakarta," kata Riza, yang masa jabatannya segera berakhir pada 16 Oktober nanti.

(aik/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT