Tol Gempol-Surabaya Resmi Dibuka
Jumat, 07 Jul 2006 09:15 WIB
Sidoarjo - Setelah ditutup selama 25 hari sejak 13 Juni lalu akibat luapan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur, jalan tol dari arah Gempol ke Surabaya akhirnya resmi dibuka.Jalan tol dibuka Jumat (7/7/2006) pukul 07.00 WIB melalui seremonial kecil-kecial di pintu gerbang tol Gempol yang digelar oleh Kepala Cabang Jasa Marga Tol Surabaya-Gempol Bachriansyah, perwakilan Lapindo Brantas, dan Yon Sipur V Kepanjen, serta kepolisian setempat.Di gerbang tol itu tampak karangan buka berisi permintaan maaf kepada pengguna tol.Tol kembali beroperasi setelah dibangun 2 jembatan belly dan box culvert atau gorong-gorong dari beton. Lumpur setinggi 60 Cm yang menggenangi jalan tol di Km 38 itu dialihkan ke gorong-gorong.Jembatan belly sebelah kiri dikhususkan untuk kendaraan berat seperti bus dan tronton. Sedangkan sebelah kanan khusus dipakai kendaraan kecil seperti mobil pribadi.Walau sudah bisa dilalui, namun di kiri kanan jalan masih terlihat luapan lumpur panas yang mengepulkan asap putih.Meski tol Gempol-Surabaya sudah normal, namun sebaliknya dari arah Surabaya menuju Gempol masih belum bisa melalui Km 38. Lalu lintas yang akan ke Gempol dari Surabaya harus turun di pintu tol Porong, dan melanjutkan perjalanan melalui jalur reguler.Dari pantauan detikcom, Km 38 yang dilalui kendaraan masih belum teraspal. Para pekerja dari PT Yala Perkasa, kontraktor yang ditunjuk Lapindo untuk memfungsikan tol darurat, masih memantau keadaan di sekitar jembatan belly dan dan box culvert.Setiap ada jalan yang terlihat cekung, para pekerja bergegas menguruk dengan tanah. "Jalan darurat itu akan tetap diaspal, namun ini masih menunggu proses. Sambil berjalanlah," kata Bachriansyah.Dalam siaran pers yang diterima detikcom dari Communication Management Bakrie Group, GM Lapindo Brantas Imam Agustino menyatakan rasa syukurnya dengan kemajuan penanggulangan lumpur di tol itu."Untuk kesekian kalinya, kami minta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat akan gangguan ini. Kami masih berupaya sekuat tenaga untuk mengambalikan keadaan seperti semula," kata Imam.Imam lantas berharap sumber masalah dapat diselesaikan secepatnya. "Kami mohon dengan sangat doa restu, support, dan kerjasama masyarakat. Percayalah kami juga sangat ingin mengakhiri masalah ini," imbuhnya.Dalam siaran pers tersebut, Wakil Bakrie Group Zuhdi Pane mengatakan dengan dibukanya jalan tol Gempol-Surabaya diharapkan bisa memulihkan urat nadi ekonomi Jawa Timur yang sempat terganggu."Dengan dibukanya jalur ini diharapkan perusahaan-perusahaan yang mengalami gangguan dapat kembali berjalan normal," kata dia.Pada Kamis (6/7) kemarin, jalan tol ini sempat dibuka untuk uji coba sekitar 4 jam. Tol dibuka pada pukul 14.15 WIB dan ditutup pukul 18.00 WIB.
(nvt/)











































