ADVERTISEMENT

Megawati Ingatkan Tak 'Dansa Politik' Dinilai Tertibkan Kader soal Capres

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 22:31 WIB
Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.
Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Dok. PDIP)
Jakarta -

Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepala daerah PDIP tak 'dansa politik' jelang Pilpres 2024. Peringatan Megawati dinilai diarahkan ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyampaikan analisisnya soal peringatan Megawati itu. Adi menganggap peringatan Megawati ditujukan ke semua kepala daerah agar tak bermanuver menjelang Pilpres 2024.

"Kalau membaca konteks, jelas itu imbauan umum ke semua kepala daerah untuk tak cawe-cawe urusan pilpres," kata Adi kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).

Adi menilai Megawati menginginkan kader yang menjadi kepala daerah tetap fokus bekerja. Sebab menurutnya urusan capres merupakan domain Ketum PDIP.

"Fokus bekerja di daerah menangkan partai. Urusan pilpres domain Megawati. Ada waktunya diumumkan. Itu artinya, kepala daerah dari PDIP diarahkan untuk konsolidasi basis," kata Adi.

Meskipun demikian, Adi mengatakan peringatan Megawati bisa diartikan ditujukan ke Ganjar. Apalagi, lanjut Adi, Ganjar satu-satunya kepala daerah yang santer dikaitkan dengan kontestasi Pilpres mendatang.

"Tapi secara khusus, publik mengarahkan pernyataan itu ke Ganjar. Karena satu-satunya kepala daerah yang dikaitkan dengan pilpres hanyalah Ganjar, bukan yang lain," ujarnya.

Di sisi lain, Adi mengatakan Ganjar belakangan terlihat menjaga ritme politiknya. Ganjar juga acapkali menegaskan dirinya tegak lurus ke sang Ketum.

"Ganjar belakangan memang mulai menjaga ritme politiknya. Tak lagi seperti dulu yang kencang dikaitkan dengan pilpres. Ganjar menegaskan tegak lurus ke partai dan megawati sebagai ketua partai. Tentu ini sebagai upaya menjaga kondusifitas internal PDIP," katanya.

Seiring dengan peringatan itu pula Megawati menegaskan PDIP tak bicara capres. Menurutnya Megawati menginginkan para kader untuk terus fokus membangun basis politik.

"Itu artinya, untuk saat ini PDIP tak bicara capres, tapi fokus kerja. Tentu ini untuk menertibkan kader-kader PDIP fokus bangun basis politik. Masalah pilpres urusan ketum PDIP," lanjut dia.

"Imbauan Megawati itu sepertinya untuk menertibkan kader-kader PDIP agar tak terbelah soal urusan capres," imbuhnya.

Megawati Ingatkan Tak Dansa Politik

Megawati Soekarnoputri sebelumnya bicara capres dan cawapres dari PDIP. Terhadap kader PDIP, Megawati mengingatkan tak ikut dansa politik jelang Pilpres 2024.

Wanti-wanti Megawati itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai rapat koordinasi kepala daerah PDIP di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis (22/9). Megawati, kata Hasto, mengingatkan kepala daerah PDIP fokus di wilayah masing-masing.

"Dan terkait dengan Pemilu 2024, semua berkonsentrasi pada wilayah tugasnya masing-masing. Karena kerja di tengah rakyat itu sebagai kerja elektoral yang paling penting," kata Hasto menjelaskan.

Selanjutnya, Hasto mengungkapkan bahwa Megawati meminta kader PDIP sabar soal capres dan cawapres dari PDIP. Kader PDIP, pinta Megawati, tak perlu ikut dansa politik.

"Ibu tadi menegaskan urusan capres dan cawapres ya semua sabar saja. Ada waktunya nanti untuk diumumkan. Tapi sekarang kan dengan kami terus melakukan konsolidasi, tiga pilar partai ini akan terus menerus berada di tengah rakyat," ucap Hasto.

"Tidak perlu ikut dansa politik, karena kerja bersama di dalam mengatasi situasi yang memang penuh tantangan ini jauh lebih penting untuk menciptakan hal yang kondusif. Yang terpenting ekonomi rakyat ini yang terus dipacu," tegasnya.

(fca/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT