Kisah Tak Biasa Tersangka KPK Buka-bukaan Bilang Bermoral Rendah

ADVERTISEMENT

Kisah Tak Biasa Tersangka KPK Buka-bukaan Bilang Bermoral Rendah

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 20:33 WIB
Yosep Parera
Foto: Hanafi/detikcom

Yosep Parera Pernah Ungkap Kecewa ke Hakim

Tersangka suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), Yosep Parera, ternyata aktif di media sosial. Pengacara di Semarang itu aktif di media sosial untuk memberikan konsultasi hukum hingga membahas kasus hukum yang tengah jadi perbincangan.

Dilihat dari akun TikTok Rumah Pancasila dan Klinik Hukum, Jumat (23/9/2022), di salah satu unggahannya dalam judul 'Kami Bekerja Untuk Tuhan, Bukan Tuhan Bekerja Untuk Kami', Yosep Parera bicara mengenai berbuat kebaikan dalam bingkai Pancasila. Rumah Pancasila dan Klinik Hukum merupakan organisasi yang didirikan Yosep Parera.

"Kami di rumah Pancasila itu digunakan oleh teman untuk berbuat kebaikan kebaikan dalam bingkai Pancasila kami bukan manusia yang menggunakan nama Tuhan dan atribut Tuhan untuk membuat kekacauan di rumah Indonesia karena kalau itu dilakukan kami bukanlah manusia yang bertuhan bukanlah manusia yang pancasilais," ujar Yosep Parera dalam videonya.

Yosep Parera juga pernah mengungkapkan kekecewaannya terhadap para hakim dalam videonya yang berjudul 'Kami Kecewa! Banyak Oknum Penegak Hukum Yang Tidak Punya Hati Nurani!'. Dia kecewa dengan putusan hakim yang kerap tidak memikirkan anak dan istri terdakwa. Padahal, menurutnya, hakim juga harus memikirkan keluarga terdakwa agar nantinya mereka tidak juga ikut melakukan kejahatan.

"Hai para hakim di seluruh Indonesia saya termasuk orang yang kecewa, termasuk rumah Pancasila, kecewa benar dengan setiap penanganan perkara yang ada di mimbar-mimbar pengadilan yang seharusnya mulia dan Agung," tutur dia.

"Di dalam pertimbangan putusan anda itu tidak pernah memberikan perintah kepada negara dan pemerintah, ini loh dalam nilai dan bingkai Pancasila. Untuk apa? Untuk negara itu memperhatikan kehidupan anak dan istrinya. Supaya apa? Supaya ke depan itu istrinya itu tidak melacurkan diri, tidak menjual diri, tidak menjadi pengebom dan lain sebagainya atau anak-anaknya menjadi membenci terhadap negara, membenci terhadap kehidupan," imbuh Yosep Parera


KPK Tetapkan 10 Tersangka

Diketahui, KPK menetapkan sepuluh tersangka terkait suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Salah satu tersangka kasus tersebut adalah Hakim Agung pada MA yakni Sudrajad Dimyati.

"Berdasarkan hasil keterangan saksi dan bukti-bukti yang cukup maka penyidik menetapkan sebanyak 10 orang sebagai tersangka," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (23/9).

Berikut ini para tersangkanya:

Sebagai Penerima:

- Sudrajad Dimyati, Hakim Agung pada Mahkamah Agung

- Elly Tri Pangestu, Hakim Yustisial/Panitera Pengganti Mahkamah Agung

- Desy Yustria, PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung

- Muhajir Habibie, PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung

- Nurmanto Akmal, PNS Mahkamah Agung

- Albasri, PNS Mahkamah Agung


Sebagai Pemberi:

- Yosep Parera, Pengacara

- Eko Suparno, Pengacara

- Heryanto Tanaka, Swasta/Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana)

- Ivan Dwi Kusuma Sujanto, Swasta/Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana)


(yld/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT