ADVERTISEMENT

Apa Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial? Ini Penjelasannya

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 18:50 WIB
Apa Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial? Ini Penjelasannya
Apa Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial? Ini Penjelasannya | Foto: detikcom/Ari Saputra
Jakarta -

Apa tugas dan wewenang Komisi Yudisial? Komisi Yudisial (KY) merupakan lembaga negara yang berperan dalam usaha mewujudkan kekuasaan kehakiman melalui pencalonan hakim agung serta pengawasan terhadap hakim.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tugas dan wewenang Komisi Yudisial, simak informasi lengkapnya berikut ini.

Apa itu Komisi Yudisial?

Komisi Yudisial adalah lembaga negara yang memiliki peranan penting dalam usaha mewujudkan kekuasaan kehakiman yang merdeka melalui pencalonan hakim agung serta pengawasan terhadap hakim yang transparan dan partisipatif guna menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat, serta menjaga perilaku hakim.

Komisi Yudisial adalah lembaga negara yang bersifat mandiri dan dalam pelaksanaan wewenangnya bebas dari campur tangan atau pengaruh kekuasaan lainnya, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Komisi Yudisial memiliki susunan, kedudukan, dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang.

Apa Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial? Ini PenjelasannyaApa Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial? Ini Penjelasannya | Foto: detikcom/Ari Saputra

Dasar Hukum dan Tujuan Komisi Yudisial

Dasar hukum Komisi Yudisial adalah berdasarkan UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial.

Lembaga ini dibentuk dengan beberapa tujuan dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang Komisi Yudisial. Berikut ini tujuan Komisi Yudisial seperti dilansir laman resmi KY.

Tujuan Komisi Yudisial adalah:

  • Mendapatkan calon Hakim Agung, Hakim Ad Hoc di MA dan hakim di seluruh badan peradilan sesuai kebutuhan dan standar kelayakan.
  • Mengupayakan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan hakim.
  • Peningkatan kepatuhan hakim terhadap Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim.
  • Terwujudnya kepercayaan publik terhadap hakim.
  • Meningkatkan kapasitas kelembagaan Komisi Yudisial yang bersih dan bebas KKN.

Tugas dan Wewenang Komisi Yudisial

Dilansir laman resminya, Komisi Yudisial memiliki beberapa tugas dan wewenang sebagai lembaga yang melaksanakan pencalonan hakim agung serta pengawasan dan menjaga perilaku hakim. Berikut ini tugas dan wewenang Komisi Yudisial.

Wewenang Komisi Yudisial adalah:

Menurut Pasal 13 UU No. 18 Tahun 2011, berikut ini wewenang Komisi Yudisial:

  • Mengusulkan pengangkatan hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan
  • Menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim
  • Menetapkan Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) bersama-sama dengan Mahkamah Agung
  • Menjaga dan menegakkan pelaksanaan Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH).

Tugas Komisi Yudisial adalah:

Menurut Pasal 14 UU No. 18 Tahun 2011, dalam melaksanakan wewenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan, maka Komisi Yudisial mempunyai tugas:

  • Melakukan pendaftaran calon hakim agung
  • Melakukan seleksi terhadap calon hakim agung
  • Menetapkan calon hakim agung
  • Mengajukan calon hakim agung ke DPR.

Pasal 20 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 mengatur bahwa:

  1. Dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim, Komisi Yudisial bertugas:
    - Melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perilaku hakim
    - Menerima laporan dari masyarakat berkaitan dengan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim
    - Melakukan verifikasi, klarifikasi, dan investigasi terhadap laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim secara tertutup
    - Memutus benar tidaknya laporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim
    - Mengambil langkah hukum dan/atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim.
  2. Komisi Yudisial juga mempunyai tugas mengupayakan peningkatan kapasitas dan kesejahteraan hakim
  3. Dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim, Komisi Yudisial dapat meminta bantuan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan dalam hal adanya dugaan pelanggaran Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim oleh Hakim.
  4. Aparat penegak hukum wajib menindaklanjuti permintaan Komisi Yudisial.

Demikian penjelasan tentang tugas dan wewenang Komisi Yudisial (KY) serta pengertian, tujuan dan dasar hukumnya.

(wia/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT