ADVERTISEMENT

Soal Kursi Wagub Papua yang Disebut Andi Arief Diminta 'Orang Jokowi'

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 13:19 WIB
Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Papua).
Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Rengga Sancaya)
Jakarta -

Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut ada utusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang datang meminta kursi Wakil Gubernur Papua diisi oleh 'orang Jokowi'. Itu terjadi sebelum Gubernur Papua Lukas Enembe, kader Partai Demokrat, menjadi tersangka kasus korupsi. Begini duduk perkara kursi Wagub Papua.

Wakil Gubernur Papua dijabat oleh Klemen Tinal untuk periode 2018-2023. Dia adalah politikus dari Partai Golkar. Namun belum sampai masa jabatan Wagub Papua berakhir, Klemen Tinal meninggal dunia.

Diberitakan detikcom, Klemen Tinal meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, pada 21 Mei 2021 pukul 04.00 WIB.

Sementara itu, Gubernur Papua Lukas Enembe sakit-sakitan dan dirawat di Singapura. Karena Gubernur sakit dan Wagub meninggal dunia, roda pemerintahan Papua dijalankan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy.

Sekilas soal Sekda Papua, sempat terjadi keanehan di jabatan ini. Pada 1 Maret 2022, Wagub Papua Klemen Tinal sempat melantik Doren Wakerwa sebagai Penjabat (Pj) Sekda Papua. Di Jakarta, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik Dance Yulian Flassy sebagai Sekda Papua. Keanehan ini berakhir setelah semua menerima Dance Yulian Flassy sebagai Sekda Papua definitif, mulai menjabat 8 Maret 2021.

Wagub Papua Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa jadi Pj Sekda, Senin (1/3/2021).Wagub Papua Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa jadi Pj Sekda, Senin (1/3/2021). Foto: Wagub Papua Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa jadi Pj Sekda. (Dok. Istimewa)

Kembali lagi ke bulan Mei 2021, Dance Yulian Flassy selaku Sekda Papua menjalankan roda pemerintahan di Papua. Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan pada 27 Mei 2021.

31 Mei 2021, Lukas Enembe sudah sehat kembali. Dia menyatakan kursi Wagub Papua akan diisi, pembahasannya menunggu 40 hari setelah meninggalnya Klemen Tinal.

Lukas akan membahasnya dengan para partai pendukung yang mengusung pasangan Lukas-Klemen pada Pilgub Papua 2018. Pasangan Lukas-Klemen diusung oleh Partai Demokrat dan Golkar dan didukung Partai Hanura, PKB, Partai NasDem, PAN, PKS, PKPI, dan PPP. Mereka menyebutnya Koalisi Papua Bangkit-II.

Bulan Juni, Lukas Enembe sakit lagi dan berobat ke Singapura lagi. Kemendagri menunjuk Sekda Papua Dance Yulian Flassy sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua. Penunjukan itu dilakukan lewat surat Kemendagri tertanggal 24 Juni 2021 dengan Nomor T.121.91/4124/OTDA.

"Fokus saya setelah ditunjuk sebagai Plh adalah menangani PON, COVID-19, dan APBD Perubahan," kata Dance di Jayapura, 24 Juni lalu.


Ternyata, Lukas Enembe menyayangkan penunjukan Sekda Dance untuk menjadi Plh Gubernur. Dia pulang dari Singapura ke Papua. Belakangan, yakni 11 Oktober 2021, Lukas Enembe melantik Muhammad Ridwan Rumasukun menjadi pejabat Sekda Papua definitif.

Segera setelah Lukas Enembe sampai di Indonesia pada Juni lalu, dia mengadakan rapat dengan parpol koalisinya untuk menentukan Wagub Papua pengganti mendiang Klemen Tinal.

Hingga kini, belum ada pengganti Wagub Papua sepeninggal Klemen Tinal. Dilansir situs DPR Papua dari tulisan 2 April 2022, kursi Wagub Papua dibiarkan kosong sampai jabatan Gubernur Lukas Enembe berakhir pada 2023.

Selanjutnya, Lukas Enembe jadi tersangka:

Simak Video 'DPR Minta Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK: Gentle Hadapi Kasus':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT