ADVERTISEMENT

TNI AL Minta Prajurit dan Keluarga Tak Komentar soal Isu Politik

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 12:44 WIB
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono meresmikan dua KRI tipe patroli cepat 60 yaitu KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875 di Dermaga Marina Batavia, Jakarta Utara, Rabu (31/8/2022).
Ilustrasi (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

TNI Angkatan Laut (AL) melarang prajurit dan keluarganya untuk terlibat politik praktis. Dalam hal ini termasuk juga berkomentar negatif terkait isu politik yang bisa menimbulkan kegaduhan.

"Tidak komentar negatif, terkait isu politik yang dapat menimbulkan kegaduhan di medsos," tulis TNI AL dalam poster di akun Instagram resminya, seperti dilihat detikcom, Jumat (23/9/2022). Kepala Dinas Penerangan Angkatan (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono telah mengizinkan konten poster itu untuk dikutip.

"Beri penekanan kepada personel dan keluarga untuk tidak terlibat dalam giat politik praktis," imbuhnya.

Selain itu, TNI AL juga mengimbau agar prajuritnya tidak mudah terprovokasi dalam permasalahan baik sesama anggota TNI, Polri, maupun masyarakat secara umum.

"Selesaikan secara tuntas setiap permasalahan sehingga tidak berkembang," ujarnya.

Lebih lanjut, TNI AL juga meminta prajuritnya untuk melaporkan setiap kejadian yang menonjol kepada pimpinan dan senantiasa memiliki loyalitas tegak lurus.

"Laporkan setiap kejadian yang menonjol kepada komando atas secara hierarki. Loyalitas tegak lurus," pungkasnya.

Simak juga 'Akhir Nyanyian TNI 'Gerombolan', Effendi-KSAD Maaf-Memaafkan':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT