Beli Ganja Via Online, Mahasiswa di Sumedang Ditangkap

ADVERTISEMENT

Beli Ganja Via Online, Mahasiswa di Sumedang Ditangkap

Silvia Ng - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 11:59 WIB
Polres Jakbar menangkap mahasiswa Sumedang terkait kasus ganja
Polres Jakbar menangkap mahasiswa Sumedang terkait kasus ganja. (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat mengungkap peredaran narkotika jenis ganja di kalangan kampus. Polisi menangkap seorang mahasiswa berinisial TNR (24).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP mengatakan TNR merupakan mahasiswa perguruan tinggi negeri yang aktif dalam kegiatan mahasiswa pencinta alam di kampusnya. Tersangka TNR juga diketahui telah tiga kali membeli ganja secara online.

"Kami mengamankan satu tersangka yang masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri terkenal di Sumedang, Jawa Barat," kata Akmal dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (23/9/2022).

"Ternyata, dari pendalaman, TNR ini sudah tiga kali melakukan transaksi beli via online. Ini yang keempat," sambungnya.

Polisi kemudian melakukan tes urine terhadap TNR dan terbukti mengkonsumsi ganja. Polisi tengah memburu dua orang mahasiswa pencinta alam yang terlibat dalam kasus ini, yakni ALF, yang berperan sebagai penjual, dan ALX, yang merupakan perantara.

"Beberapa teman tersangka dalam circle pergaulan di kegiatan mahasiswa tersebut adalah pengguna narkotika ganja hingga kemudian tersangka TNR mendapat informasi dari temannya," kata Akmal.

Akmal mengatakan modus operandi pelaku ialah memesan ganja yang dikemas dalam kemasan kopi. Lantas ganja tersebut ditujukan ke alamat kampus, kepada organisasi pencinta alam.

"Modus yang bersangkutan memesan ganja yang dikemas dalam kopi. Kemudian barang ini dikirim dengan alamat di dalam kampus, organisasi pencinta alam," terang dia.

Kemudian tersangka TNR diamankan oleh pihak kepolisian ketika mengambil paket yang dikirimkan ke alamat kampus itu. Bersamaan dengan itu, polisi turut mengamankan 12 paket plastik berisi 551 gram ganja dan biji ganja kering, satu lembar surat tanda terima pengiriman ekspedisi, dan satu unit handphone.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 (1) subsider Pasal 111 (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup.

Simak juga '1 Orang Tewas Loncat dari Angkot Usai Ditodong Wanita Berpisau di Sumedang':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT