Bali Kekurangan 1 Juta Dosis Vaksin Flu Burung
Jumat, 07 Jul 2006 00:23 WIB
Denpasar - Flu burung menjadi momok yang menakutkan masyarakat di Indonesia. Pasalnya virus yang sudah menyebar di 26 provinsi telah merenggut nyawa 40 orang. Bali patut was-was karena kekurangan 1 juta dosis vaksin flu burung.Hal itu disampaikan Kasubdin Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Bali Ketut Suarda dalam dialog terkait flu burung di Hotel Nikki, Jalan Gatot Soebroto, Denpasar, Kamis (6/07/2006)."Vaksin yang kini tersedia hanya sebanyak 3 juta dosis. Padahal jumlah unggas di Bali 14 juta ekor," cetus Suarda.Dilanjutkan dia, Pemerintah Provinsi Bali akan membantu vaksinasi unggas sebanyak 4-5 juta untuk kategori peternak kampung. Sedangkan peternak kategori perusahaan melakukan vaksinasi secara swadaya.Dalam diskusi terungkap data hampir seluruh kabupaten dan kota di Bali terjangkit virus H5N1 itu."Kita disorot dunia internasional karena banyak korban yang meninggal terkena serangan virus flu burung," kata Kepala Pusat Informasi Kesra Badan Informasi Publik Sri Wuryatmi.Data penyebaran wabah flu burung di Indonesia diperoleh pada rentang waktu Agustus 2003 hingga Maret 2006. Sedangkan kasus kematian akibat flu burung pertama kali ditemukan di Tangerang.Wuryatmi mengatakan penularan flu burung di Indonesia saat ini hanya melalui hewan unggas ke manusia, dan belum ditemukan indikasi penyebaran dari manusia ke manusia."Kalau sampai itu terjadi maka Indonesia akan diisolir dunia. Kita tidak boleh keluar dan orang luar tidak boleh masuk. Ini akan sangat mengkhawatirkan. Apalagi Bali sebagai daerah pariwisata dunia," imbuhnya.
(nvt/)











































