ADVERTISEMENT

Ada Aksi 2309 di Patung Kuda Siang Ini, Rekayasa Lalin Situasional

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 10:10 WIB
Jakarta -

Massa dari Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) akan menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, siang ini. Rekayasa lalu lintas di lokasi bersifat situasional.

"Kami masih situasional ya sekiranya perlu ditutup kami akan tutup kalau tidak perlu kita normalkan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi, Jumat (23/9/2022).

Komarudin mengatakan massa aksi 2309 GNPR menggelar unjuk rasa mulai pukul 13.00 WIB. "Di data kita sekitar 1.000-an massa," katanya.

Dia mengatakan tidak ada pengaman khusus dari demo GNPR hari ini. Pihaknya pun meminta para peserta aksi 2309 untuk tertib.

"Sama saja jadi semua konsep pengamanan kita sama saja sesuai mengacu dengan Perkap 16 Perkap 01 soal penanganan penyampaian pendapat di muka umum, jadi sama saja," katanya.

"Tentunya kita melakukan imbauan-imbauan siapapun berhak menyampaikan aspirasi itu diatur dalam UU namun tentunya harus tetap hormati hak-hak masyarakat lain yang akan beraktivitas di ibu kota," jelas Komarudin.

Massa GNPR Undang Rizieq Syihab

GNPR akan kembali menggelar Aksi Bela Rakyat (Akbar) jilid dua di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Demo tersebut berkaitan dengan penolakan kenaikan harga BBM.

"Kami mewakili GNPR mengumumkan sebagai komitmen kami untuk terus mendedikasikan, untuk senantiasa membela rakyat dalam Akbar yang kemarin sudah berlangsung Akbar 1. Insyaallah hari Jumat, 23 September, akan diadakan Akbar 2 dengan tuntutan yang sama," kata Ketua GNPR sekaligus menantu Habib Rizieq Shihab (HRS), Habib Muhammad bin Husein Alatas, di Hotel Amaris, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (19/9).

Dalam aksi tersebut, mereka membawa tiga tuntutan, yakni turunkan harga BBM, turunkan harga-harga, dan tegakkan supremasi hukum. Demo digelar seusai salat Jumat dan akan disebut akan diikuti sekitar 1.000 orang.

Sekretaris Majelis Syuro PA 212 Slamet Maarif mengundang semua pihak hadir dalam aksi tersebut, termasuk Habib Rizieq Shihab (HRS). Dia tak dapat memastikan apakah HRS akan hadir atau tidak, tapi akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan kuasa hukum HRS.

"Secara umum semua kan juga diundang, semua lapisan masyarakat, siapa pun, diundang untuk bisa ikut aksi besok hari Jumat ataupun yang kemarin gitu kan," kata Slamet.

(jbr/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT