Jasad Koesmayadi Perlu Diotopsi
Kamis, 06 Jul 2006 17:16 WIB
Jakarta - Jenazah Waaslog KSAD Alm Brigjen TNI Koesmayadi perlu diotopsi. Hal ini untuk menghindari berbagai penafsiran atas kematiannya dan penemuan senjata di rumahnya."Koesmayadi sebagai bagian dari institusi TNI tidak lepas dari kepentingan publik yang lebih luas. Kita minta keluarga untuk rela jenazahnya diotopsi, jangan-jangan di-Munir-kan," ujar Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PAN Dedy Djamaluddin Malik kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/7/2006).Dedy menambahkan penemuan senjata tanpa registrasi tidak boleh terulang, karena dapat mengganggu keamanan nasional. Sudah saatnya para perwira melaporkan kepemilikan senjata kepada Polisi Militer."Ini untuk menghindari dugaan penggunaan senjata secara ilegal," tambah Dedy.Selain itu TNI juga diminta Dedy terus mengusut penemuan-penemuan senjata tanpa nomer seri dan registrasi. "Saya khawatir penembakan warga sipil seperti zaman Orde Baru bisa terjadi lagi," tandasnya.
(fay/)











































