Utusan Sugiharto Minta Longmarch Eks Karyawan PT DI Dihentikan
Kamis, 06 Jul 2006 16:13 WIB
Bandung - Staf khusus Menneg BUMN Sugiharto, Lendo Novo meminta pengurus Serikat Pekerja FKK PT DI menghentikan aksi longmarch 53 mantan karyawan PT DI dari Bandung menuju Jakarta. Alasan Lendo Novo, saat ini pemerintah sudah akan mencairkan dana pensiun, tinggal menunggu persetujuan Depkeu.Permintaan disampaikan Lendo Novo kepada ratusan eks karyawan PT DI di lapangan terbuka dekat lokasi Sekretariat SP FKK PT DI, Bandung, Kamis (6/7/2006)."Pak Sugiharto kaget dengan adanya laporan kalau birokrasi macet. Saya segera mengurusnya, tinggal selangkah lagi bisa dicairkan," kata Lendo Novo seperti dikutip Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga dan Organisasi SP FKK PT DI M Sidharta.Dikatakan Sidharta, Menneg BUMN Sugiharto mengirim utusan staf khususnya untuk menghentikan aksi longmarch eks karyawan PT DI. "Tapi kalau meminta kami yang harus menghentikan, jelas tidak bisa. Kalau pemerintah mau menghentikan mereka, silakan saja," kata Sidharta.Hingga saat ini, lanjut Sidharta, 53 eks karyawan PT DI yang tengah longmarch menuju Jakarta sudah memasuki kawasan Cianjur. Dijadwalkan pada 10 Juli mendatang rombongan sudah sampai di depan Istana Merdeka untuk menagih janji Presiden SBY terkait pencairan dana pensiun eks karyawan PT DI.
(jon/)











































