Bukan Cuma Lukas Enembe, Ini Deretan Tersangka KPK yang Pernah Membangkang

ADVERTISEMENT

Bukan Cuma Lukas Enembe, Ini Deretan Tersangka KPK yang Pernah Membangkang

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 11:11 WIB
Profil Lukas Enembe, Kini Dicegah ke LN Usai Jadi Tersangka
Gubernur Papua Lukas Enembe (Wilpret/detikcom)

1. Anas Urbaningrum

Anas Urbaningrum pernah menolak datang ke KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi proyek Hambalang. Anas saat itu malah mengutus anak buahnya dari Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) mempersoalkan status tersangka yang ditetapkan KPK kepadanya.

"Poinnya AU sampa saat ini belum paham (mengapa) dia diberi status sebagai tersangka. Karena di sprindiknya ada kata-kata AU melakukan tindak pidana korupsi karena menerima hadiah dari kasus Hambalang dan proyek lainnya," jelas aktivis PPI Ma'mun Murod di KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (6/1/2014).

Ma'mun menyampaikan dirinya dan pengacara Firman Wijaya secara khusus datang ke KPK guna menyampaikan pesan Anas. Bosnya itu tak bisa memenuhi panggilan KPK.

Namun, pada akhirnya, pada 10 Januari 2014, Anas memenuhi panggilan KPK.

2. Suryadharma Ali

Saat ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi penyelenggaraan haji pada Mei 2014, Suryadharma Ali juga pernah membangkang. Suryadharma tak memenuhi panggilan itu karena mempersoalkan surat panggilan dari KPK.

"Pada dasarnya klien kami bermaksud menghadiri panggilan KPK tersebut, namun ada hal prinsip yang harus diklarifikasi lebih dulu," ujar pengacara Suryadharma, Andreas Silitonga di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (4/2/2015).

Andreas mengatakan klarifikasi yang dimaksud adalah terkait dengan bunyi surat panggilan bahwa Suryadharma dipanggil sebagai saksi. Lantas pada bagian surat yang lain disebutkan disebutkan bahwa Suryadharma akan diperiksa sebagai tersangka.

Namun, pada akhirnya pada 4 Februari 2015 saat itu, Suryadharma Ali memenuhi panggilan KPK.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT