Anak Bupati Labusel Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik soal Utang

ADVERTISEMENT

Anak Bupati Labusel Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik soal Utang

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 18:39 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Anak Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Darnedi Kurnia Santi, ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dia menjadi tersangka pencemaran nama baik lewat Facebook.

"Iya, itu sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, seperti dilansir detikSumut, Rabu (21/9/2022).

Hadi mengatakan Darnedi ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan kasus ITE. Saat ini berkasnya telah dilimpahkan ke kejaksaan dan sedang diteliti.

Hadi menyebut sejauh ini tersangka tidak ditahan. Alasannya, jeratan hukuman terhadap tersangka di bawah 5 tahun.

"Tidak (ditahan) karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun," sebut Hadi.

Pelapor Minta Tersangka Ditahan

Sementara itu, pelapor atas nama Andi Syahputra mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Polda Sumut. Namun dia meminta polisi menahan terlapor, yang telah ditetapkan jadi tersangka.

Andi menyebut tersangka membuat postingan dengan sejumlah kalimat yang menurutnya itu tidak benar. Dia menganggap postingan tersangka telah mencemarkan nama baiknya.

"Dia buat di postingan mengatakan saya punya utang sama bapaknya, saya sudah jelaskan saya tidak punya utang. Dia sebut saya bencong, saya punya istri, saya punya dua anak, saya tidak bencong. Dia sebut saya tidak gentle, dia sebut saya cari panggung, bahwa apa yang dia sebut semua itu adalah bohong dan fitnah, itu pencemaran nama baik," sebut Andi.

Baca selengkapnya di sini

(idh/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT