Polda Metro Tepis Kecurigaan Pengacara soal Germo Perbudak ABG 'Dibekingi'

ADVERTISEMENT

Polda Metro Tepis Kecurigaan Pengacara soal Germo Perbudak ABG 'Dibekingi'

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 18:10 WIB
Rilis kasus ABG diperbudak seks oleh germo dan pacarnya di apartemen Jakbar
Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap germo yang perbudak seks ABG di apartemen. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Mami Erika (44), germo yang perbudak seks gadis remaja 15 tahun di apartemen Jakarta Barat, akhirnya tertangkap setelah 3 bulan lebih dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pengacara korban sempat menaruh kecurigaan bahwa Mami Erika 'dibekingi' saking licinnya perempuan itu.

Polda Metro Jaya menepis kecurigaan tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Mami Erika sulit ditangkap karena kerap berpindah-pindah tempat.

"Tidak ada (beking). Polda Metro Jaya tegak lurus terhadap aturan penegakan hukum yang berkeadilan berdasarkan fakta yang ada," kata Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Zulpan mengungkapkan alasan mengapa pihaknya baru bisa menangkap Mami Erika. Ini dikarenakan Mami Erika kerap berpindah-pindah tempat, di samping kegiatan prostitusi juga dilakukan secara terselubung.

"Kegiatan ini cukup terselubung, kemudian juga keberadaan anak-anak ini terkadang berpindah-pindah, disembunyikan tempatnya oleh pelaku sehingga ini membutuhkan waktu," katanya.

Zulpan menegaskan pihaknya memproses Mami Erika atau EMT ini sesuai prosedur yang ada. Polisi memastikan germo prostitusi itu akan diproses hingga ke pengadilan.

"Jadi saya sampaikan tidak ada penutupan kasus ini, penangguhan, dan sebagainya. Kasus ini tetap berjalan seperti biasa kita pastikan dalam waktu cepat akan kita limpahkan ke kejaksaan untuk segera disidangkan sehingga kedua pelaku ini mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya," katanya.

"Di Polda Metro Jaya dipastikan dia akan disidangkan di pengadilan dan dia sudah ditersangkakan dengan sangkaan pasal tadi," tambahnya.

EMT dan RR kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 76I juncto Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 22 dan/atau Pasal 13 UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Mami Erika alias EMT dan RR ditangkap Tim Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (19/9) malam di Kalideres, Jakarta Barat. RR adalah pacar korban yang juga terlibat dalam bisnis terselubung Mami Erika.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT