Pilkada Jakarta, Bibit Waluyo Juga Dicalonkan Partai Demokrat?
Kamis, 06 Jul 2006 10:56 WIB
Jakarta - Kasak-kusuk calon Gubernur DKI Jakarta kian menarik. Bila PKS dan PDI Perjuangan mulai menimang-nimang bakal calon gubernur, sejumlah partai lain juga tidak mau kalah. Hanya saja, selain PKS dan PDIP, partai lainnya masih hati-hati memunculkan nama.Salah satu bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang ditunggu-tunggu adalah calon dari Partai Demokrat (PD). Pemenang pemilu kedua di DKI Jakarta ini, sampai saat ini belum berani memunculkan nama calon yang akan diajukan. "Kita masih godok. Ada tim khusus gabungan dari pengurus DPD dan DPP yang membahas soal calon gubernur. Tunggu saja, saatnya akan diumumkan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta Jhoni Wenas Polii saat dihubungi detikcom, Kamis (6/7/2006).Jhoni Wenas enggan memberikan bocoran mengenai nama-nama yang sedang digodok. Namun dirinya memastikan pada saatnya nanti nama calon PD akan diumumkan, mengingat saat ini hanya dua partai memenuhi syarat untuk mengajukan calon, yakni PKS dan PD. Sementara PDIP, menurut dia, tidak memenuhi kuota 15% kursi. Hanya, bila disinggung masalah nama, ia mengelak. "Saya tidak berwenang menjelaskan soal calon gubernur. Sudah ada tim sendiri nanti yang akan menjelaskannya," tambah Wenas.Sejumlah sumber detikcom di pengurus DPD PD DKI menyebutkan, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini sudah menyiapkan sejumlah nama calon gubernur. Sejumlah nama masuk dalam daftar yang disusun oleh tim kecil, seperti mantan Kapolda Metro Jaya Nurfaizi dan mantan Pangkostrad Letjen Purn Bibit Waluyo. "Kami sepaham dengan polling beberapa hari lalu, bahwa warga Jakarta masih menginginkan gubernur nanti berasal dari militer. Jakarta butuh pemimpin yang tegas," ujarnya.Ketika disinggung nama Bibit Waluyo sudah mendaftarkan diri ke PDI Perjuangan, hal tersebut tidak menjadi persoalan. "Bukankah kalau didukung oleh banyak partai semakin bagus. Lihat saja nanti bagaimana prosesnya," jelasnya.Namun, fungsionaris Partai Demokrat lainnya menyangsikan masuknya nama Bibit Waluyo. "Bagaimana pun juga calon Gubernur DKI yang akan diajukan Partai Demokrat nanti banyak ditentukan oleh SBY. Saya kira Bibit belum tentu mendapat persetujuan dari SBY," ujarnya.
(jon/)










































