Siswi Pakai Rok Panjang Lebih Anggun dan Sopan
Kamis, 06 Jul 2006 10:50 WIB
Jakarta - Aturan penggunaan rok panjang bagi siswi di Makassar mendapat sambutan positif. Wakil Ketua Komisi X DPR Anwar Arifin menilai aturan tersebut bertujuan untuk melindungi dan menjaga nilai kesopanan di masyarakat. Apalagi, Makassar kota yang relijius."Urgensinya untuk menjaga dan melindungi. Lagipula terlihat anggun dengan memakai rok panjang," ujar Anwar di Gedung DPR, Jl. Gatot Soebroto, Senayan, Jakarta, Kamis (6/7/2006).Dikeluarkannya aturan tersebut oleh walikota, jelas dia, sama sekali tidak melanggar aturan yang ada. Bahkan tidak bertentangan dengan semangat pluralisme yang selama ini dibangun di Indonesia.Pemda berhak mengatur persoalan-persoalan yang ada di daerah. "Ini kan cuma aturan, dan warna-warna tetap boleh plural," ujar pria asal Makassar ini.Dia mencontohkan, hal serupa juga terjadi di negara lain seperti di Prancis. Negara yang dikenal demokratis seperti Prancis juga mengatur cara berpakaian warganya."Di Prancis saja orang pakai jilbab dilarang. Artinya di negara yang katanya demokratis seperti Prancis saja persoalan pakaian juga diatur," ungkap Anwar yang bergelar profesor ini.
(asy/)











































