Preman Viral di Bekasi Minta Maaf Usai Palak Prajurit TNI AL

ADVERTISEMENT

Preman Viral di Bekasi Minta Maaf Usai Palak Prajurit TNI AL

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 20 Sep 2022 11:40 WIB
Bekasi -

Preman di Babelan, Bekasi, viral di media sosial setelah memalak pengendara mobil yang ternyata prajurit TNI AL. Preman-preman tersebut akhirnya meminta maaf.

"Saya Hasan Basri, saya memohon minta maaf kepada Bapak TNI seluruh dunia, terutama Pak Saiful dan Pak Wiwiro, saya memohon maaf sekali lagi," ujar salah satu pelaku dalam video yang dikirim oleh Kanit Reskrim Polsek Babelan Iptu Witrionaldi kepada detikcom, Selasa (20/9/2022).

Pelaku juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Pelaku menyatakan bersedia diproses hukum jika ke depan kembali melakukan pemalakan.

"Kalau saya mengulangi lagi, saya akan bertanggung jawab atas perbuatan saya pada jalur hukum, terima kasih, dan teman-teman saya, Bang Hanim, Pak Iwan, Pak Mul, mohon maaf kepada Bapak TNI seluruh dunia," lanjutnya.

Video Viral

Dalam video yang beredar seperti dilihat Senin (19/9/2022), tampak seorang pria mencium tangan pria yang berseragam loreng. Beberapa pria terlihat mendekat ke arah keduanya.

Disebut-sebut pria berseragam loreng adalah prajurit TNI AL, sementara pria yang mencium tangan adalah preman Bekasi.

"Jadi mobil saya diberhentiin tiba-tiba sama preman kampung sini. Pas suami buka jendela, mereka nggak ngeh, suami anggota (TNI), tetap dipalak sama mereka," narasi dalam video itu.

Di narasi tersebut ditulis sang preman meminta Rp 10 ribu kepada prajurit TNI AL. Namun prajurit TNI itu justru menunjukkan alat tempurnya.

"Pas tahu suami dan teman, anggota, mereka minta maaf sampai cium tangan," narasi video tersebut.

Prajurit TNI AL itu lalu mengingatkan preman-preman tersebut untuk tidak memalak lagi pengendara mobil yang lewat.

Preman-preman tersebut sempat diamankan polisi. Kemudian mereka dilepaskan setelah berjanji tidak mengulangi perbuatan. Kasus pemalakan itu kini berakhir damai.

(isa/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT