Jasa Marga Serahkan Rekaman CCTV Terkait Penodongan Kapten TNI di Tol

ADVERTISEMENT

Jasa Marga Serahkan Rekaman CCTV Terkait Penodongan Kapten TNI di Tol

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 19 Sep 2022 21:59 WIB
Kendaraan melintas di Jalan Tol Jagorawi menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/2/2021). Lalu lintas kendaraan di kawasan Puncak Bogor, saat libur Imlek dan akhir pekan terlihat lengang sejak dilakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro serta peraturan Pemerintah Kabupaten Bogor wisatawan wajib membawa surat keterangan rapid test antigen. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
Ilustrasi Tol Jagorawi (Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta -

Seorang anggota TNI berinisial Kapten RS yang bertugas di Kementerian Pertahanan (Kemhan) diduga menodongkan senpi kepada pengemudi Avanza di Tol Jagorawi. Disebutkan Pusat Polisi Militer (PM) meminta rekaman CCTV di TKP untuk mendalami kasus tersebut.

"Sejauh ini sudah ada yang minta CCTV. Ada yang meminta CCTV ke Jasa Marga, ada laporannya dari PM (polisi militer)," kata Kainduk PJR Jagorawi AKP Budi saat dihubungi, Senin (19/9/2022).

Budi belum bisa merinci terkait insiden penodongan dikarenakan korban tidak melapor ke pihak kepolisian dalam kasus tersebut. Kendati demikian, pihak kepolisian masih menyelidiki kejadian tersebut.

"Pasti polisi telusuri dan pihak-pihak internal sudah menelusuri. Syukur-syukur korban yang dirugikan hadir ke tempat kami, kami nanti arahkan ke Polsek TKP-nya. Kita kan enggak tahu TKP-nya di mana (persisnya), nggak bisa nebak-nebak. Kalau ada yang lapor kan enak, nggak lama-lama," tuturnya.

Dihubungi terpisah, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Irra Susiyanti, mengatakan pihaknya telah menyerahkan rekaman CCTV terkait kejadian tersebut kepada pihak Puspom TNI.

"Menurut informasi yang kami terima, memang ada permintaan dari Puspom Mabes TNI terkait hal tersebut (meminta rekaman CCTV)," kata Irra.

Ada dua rekaman CCTV yang diserahkan kepada Puspom TNI.

"Sudah (diserahkan) sesuai dengan prosedur yang ada. Sesuai dengan kejadian (ada) 2 rekaman (CCTV)," imbuh Irra.

Baca di halaman selanjutnya: penodong senpi adalah Kapten RS....

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT