Krisis Nuklir Korut, SBY Tetap Ke Pyongyang

Krisis Nuklir Korut, SBY Tetap Ke Pyongyang

- detikNews
Rabu, 05 Jul 2006 20:22 WIB
Jakarta - Meski Korea Utara sedang dikecam dunia internasional akibat uji coba peluru kendali nuklirnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak menjadwalkan ulang kunjungannya ke Pyongyang. "Presiden belum memutuskan untuk menunda kunjungan ke Korut. Dari pengamatan kita, kunjungan ini merupakan kesempatan berharga untuk juga sampaikan pesan dunia. Kita harapkan kunjungan dapat terselenggara pada waktunya," kata Menlu Hassan Wirajuda, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (5/7/2006). Namun demikian, Pemerintah RI tidak tinggal diam atas kasus peluncuran rudal nuklir Taepodong. Sebagai negara yang punya hubungan dekat dengan Korut, RI mempunyai kewajiban mendorong terciptanya keamanan di Asia Pasifik pascakasus yang menjadi keprihatinan dunia tersebut. Diplomat senior, Nana Sutresna khusus diutus ke Pyongyang untuk menyampaikan pesan SBY kepada pemimpin Korut pekan ini juga. Keberangkatan Nana juga ditujukan supaya proses pembicaraan six party talk yang terhenti sejak September 2005 digulirkan kembali dan dapat segera ditemukan solusi meredakan ketegangan di Semenanjung Korea dan menyelesaikan masalah nuklir Korut. "Pengiriman utusan khusus ini diharapkan dapat sekaligus membuat persiapan kunjungan Presiden yang rencananya akan dilaksanan minggu ke tiga bulan ini," imbuh Wirajuda. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads