Diknas Akan Tingkatkan Citra & Mutu Pendidikan Nonformal
Rabu, 05 Jul 2006 15:56 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana meningkatkan citra, mutu dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal (PTK-PNS). Sebab selama ini pendidik dan pendidikan nonformal dicitrakan sebagai pendidikan kelas dua.Hal itu disampaikan oleh Direktur Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas Fasli Jalal dalam jumpa pers di kantor Depdiknas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (5/7/2006)."Karena tidak formal, pendidikan ini sering disebut asuhan sehingga terkesan kelas dua. Padahal sebagian besar tutornya adalah guru formal, karena itu kita ingin terus berupaya untuk meningkatkan program ini," ujar dia.Fasli juga mengatakan, Depdiknas akan meningkatkan sosialisasi, publikasi dan promosi PTK-PNS secara berkesinambungan dan meningkatkan sistem penghargaan dan kesejahteraan bagi para tenaga pendidiknya.Dalam rangka itu Depdiknas akan melakukan sertifikasi terhadap guru-guru yang sudah S-1 dan program itu akan mulai dijalankan tahun ini. "Kita berupaya 5 persen dari guru yang sudah S-1 sudah bisa diuji pada 2006. Yang lulus sertifikasi 2006 sudah bisa dapat tunjangan profesinya 2007," jelas dia.Jumlah pendidik nonformal di seluruh provinsi di Indonesia mencapai 223.622 orang. Padahal jumlah ideal yang dibutuhkan mencapai 744.790.
(san/)











































