PPP Singgung Hambalang 'Kapan Potong Pita', Demokrat Salahkan Jokowi

ADVERTISEMENT

PPP Singgung Hambalang 'Kapan Potong Pita', Demokrat Salahkan Jokowi

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 17 Sep 2022 10:34 WIB
Andi Arief (dok. Andi Arief).
Andi Arief (dok. Andi Arief)
Jakarta -

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menanggapi PPP yang menyinggung proyek Hambalang tak kunjung 'dipotong pita' usai Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuding pemerintahan saat ini tinggal potong pita proyek-proyek Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Andi Arief menegaskan proyek Hambalang mangkrak lantaran tidak pernah dilanjutkan Jokowi.

Andi Arief awalnya menjelaskan terkait duduk perkara proyek Hambalang yang sebetulnya direncanakan oleh SBY. Dia menyebut proyek itu lalu terkendala persoalan hukum hingga harus terhambat pembangunannya.

"Proyek Hambalang itu bukan proyek tanpa perencanaan. Memang ada persoalan hingga terhambat. KPK yang meminta itu dihentikan sementara sampai masalah selesai. Karena 'ada beberapa potensi' merugikan negara," kata Andi Arief saat dihubungi, Sabtu (17/9/2022).

Andi Arief menyebut proses hukum itu berjalan dan memang ditemukan adanya kerugian negara. Namun, kata dia, 4 tahun lalu KPK sudah mempersilakan agar proyek pembangunan Hambalang bisa dilanjutkan kembali.

"Proses hukum dijalankan, ternyata kerugian negara ada, tapi tidak besar dan dinyatakan bisa dilanjutkan lagi. 4 tahun lalu, KPK menyatakan projek itu bisa dilanjutkan," ujarnya.

Meski demikian, Andi Arief menyebut Jokowi, sebagai pemimpin selanjutnya, tidak pernah melanjutkan proyek Hambalang tersebut. Dia menyebut Jokowi memang tidak melihat proyek Hambalang ini layak dilanjutkan pembangunannya.

"Tapi pemerintahan Jokowi yang tidak berniat melanjutkan. Mungkin pemerintahan Jokowi tidak menganggap kompleks olahraga yang lengkap setelah Senayan belum diperlukan," ucap dia.

Proyek Hambalang TerkiniProyek Hambalang (Amalia Dwi Septi/detikcom)

Lebih lanjut, Andi Arief menyoroti Jokowi yang justru fokus pada proyek ibu kota negara atau IKN. Dia menyebut di kompleks IKN itu nantinya akan dibangun kompleks olahraga seperti Hambalang.

"Kita baru tahu ternyata di kompleks ibu kota negara baru akan dibangun seperti Hambalang. Kita tahu, ibu kota negara itu entah kapan bisa terealisasinya. Anggaran negara lagi cekak, investasi asing masih enggan masuk," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Faldo Balas AHY soal 'Tinggal Gunting Pita': Dulu Tak Berjalan Dibuat Berjalan':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT