Pegawai Balai Pustaka Demo Kantor Menneg BUMN
Rabu, 05 Jul 2006 12:47 WIB
Jakarta -
Sekitar 200 pegawai yang tergabung dalam Serikat Pekerja Balai Pustaka melakukan unjuk rasa di kantor Menneg BUMN. Mereka menuntut pergantian direksi, karena dianggap melanggar hak pekerja.Aksi ini digelar di depan kantor Menneg BUMN, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Rabu (5/7/2006). Akibat aksi ini jalanan pun menjadi tersendat.Tuntutan karyawan langsung direspons positif setelah perwakilan pekerja ditemui oleh Komisaris Utama PT Balai Pustaka Muhammad Taufik dan Kepala Biro Hukum Menneg BUMN Herman Hidayat.Kepala Biro Hukum Menneg BUMN Herman Hidayat menyatakan, pergantian direksi akan secepatnya dilakukan. Tak ayal keputusan itu disambut dengan sorak sorai peserta aksi. "Pergantian bisa memakan waktu 1 bulan karena harus melewati 10 tahap," ujar dia.Dalam aksinya mereka membawa keranda yang beruliskan, "Hati Nurani Direksi Sudah Mati". Peserta aksi juga membawa poster yang salah satunya bertuliskan, "Turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, sementara anak-anak karyawan terancam putus sekolah."Para pegawai Balai Pustaka terpaksa menggelar aksi karena melihat kebijakan direksi yang tidak berpihak ke karyawan seperti tidak membayarkan jasa produksi tahun 2004 sebesar 1 bulan gaji, tidak membayar uang makan pekerja sejak Maret 2006 sampai Juni 2006, tidak membayar uang lembur dan biaya penggantian obat.Direksi juga tidak membayarkan potongan gaji kepada pihak ketiga seperti iuran Jamsostek dari Mei 2005 hingga Mei 2006 yang jumlahnya mencapai Rp 548 juta, tidak membayar cicilan pinjaman kredit ke BRI senilai Rp 111 juta dan Bank Yudha Bakti Rp 176 juta.Peserta membubarkan diri sekitar pukul 12.15 WIB, setelah merasa puas menyampaikan aspirasinya. Saat ini lalu lintas di Jalan Dr Wahidin pun kembali lancar.
(san/)










































