Disodori 75 Soal, Peserta SPMB Nervous & Deg-degan

Disodori 75 Soal, Peserta SPMB Nervous & Deg-degan

- detikNews
Rabu, 05 Jul 2006 12:19 WIB
Jakarta - Meski hanya 75 soal yang disodorkan dan sudah mempersiapkan diri, namun karena menentukan masa depan seseorang, jadi deg-degan juga. Waktunya untuk menjawab pun terbatas, hanya 3 jam. Peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) pun nervous.Cemas, gelisah, dan optimis bercampur menjadi satu. Begitulah nuansa SPMB yang dilangsungkan di SMU 70 Jakarta. Sekitar 610 orang sibuk mengerjakan 3 mata pelajaran yang diujikan, yakni matematika dasar, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia. Ada 25 soal untuk masing-masing mata pelajaran.Ujian serentak digelar secara nasional ini dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 10.30 WIB. Selama 30 menit sejak pertama kali masuk, para peserta diharuskan latihan mengerjakan soal."Ada beberapa siswa yang telat masuk, tapi itu waktu masih latihan soal. Mereka kelihatan tegang, sehingga kami harus berkali-kali mengingatkan mereka agar bersikap tenang," kata Neni, seorang pengawas ujian yang juga mahasiswa UI Jurusan Keperawatan angkatan 2003.Hal itu disampaikan dia di SMU 70, Jl Bulungan, Jakarta, Rabu (5/7/2006).Ditambahkan Neni, pada menit-menit awal terlihat beberapa calon mahasiswa yang gemetaran dan terlihat bingung saat mengisi kolom data diri. Namun para pengawas yang mendapat honor pengawasan Rp 100 ribu itu dengan sabar memandu siswa mengisi lembar jawaban.Sementara itu, menurut pengawas dari SMU 70 yang juga Wakil Kepala Sekolah SMU 70 Kuswinarno, 34 kelas digunakan untuk ruang ujian. 2 Pengawas ditempatkan di masing-masing ruangan."SPMB hari ini berjalan tenang, lancar, dan tertib, serta tidak ada insiden apapun," cetus pria paruh baya ini.Sejumlah calon mahasiswa yang mengikuti ujian mengaku optimistis lolos ke universitas tujuan. Pengakuan Rudi Setiawan (18) asal SMU 3 Depok misalnya. Dia merasa bisa menjawab soal-soal dengan mudah."Hanya matematika saja yang agak sulit. Saya optimistis lolos, sebab saya sudah mempersiapkan diri dengan ikut bimbingan belajar (bimbel). Tapi tadi lumayan deg-degan juga sih," ujar pemuda yang menentukan pilihan Jurusan Teknik Lingkungan UI ini.Optimisme pun disampaikan Dito (18), lulusan SMU pembangunan. Dia mengaku soal-soal yang dikerjakannya cukup sulit, namun dia tetap yakin dan optimis mampu lulus di Jurusan Ilmu Komputer IPB."Persiapan saya sudah matang, saya sudah ikut bimbel, mudah-mudahan lolos. Saya yakin," ujarnya sambil tersenyum.Begitu ujian selesai, para calon mahasiswa ini tampak bergerombol mendiskusikan soal-soal ujian. Senyum terkembang di bibir mereka ketika yakin jawabannya benar.Begitu ke luar dari gerbang sekolah, mereka disambut oleh tak kurang dari 10 orang yang membagikan pamflet dan brosur dari lembaga pendidikan. Arus lalu lintas di depan SMU 70 Jakarta pun cukup tersendat.Perjuangan belum usai. Esok hari mereka harus kembali mengerjakan IPS terpadu dan IPA terpadu dalam ujian terakhir. Selamat belajar, semoga sukses! (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads