Kalla: Tak Perlu Bantuan Hansip Jalankan Syariat Islam
Rabu, 05 Jul 2006 12:16 WIB
Jakarta - Politisi Senayan sudah berdamai soal perda syariat. Namun Wapres Jusuf Kalla menegaskan bahwa menjalankan syariat Islam tidak perlu dibikin perda segala. Apalagi mengerahkan aparat keamanan."Kita jalankan sesuai hak-hak kita. Tidak perlu kita minta bantuan hansip untuk menjalankan syariat karena (itu) justru mereduksi umat Islam dan kita menjalankannya (syariat) sejak lahir," kata Wapres Jusuf Kalla.Pernyataan itu disampaikan Kalla dalam pidato tanpa teks di Muktamar ke-9 dan Seminar Nasional Wanita Islam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (5/7/2006). Turut hadir Menteri Agama Maftuh Basyuni.Dalam forum itu, Kalla mengaku kecewa jika Indonesia dinilai tidak bisa menegakkan syariat Islam."Sebenarnya jalan. Tetapi juga saya kecewa kalau ada di antara daerah yang ingin melaksanakan syariat Islam dengan Perda. Saya bilang kita beragama ittaqullah (takut/bertakwa kepada Allah), bukan ittaqulummah (takut kepada umat/manusia)" terangnya."Puasa bukan perintah bupati. Tidak bayar zakat bisa masuk penjara. Saya tersinggung amat, tidak perlu melebihkan dan mengurangi syariat. Jadi tidak perlu kita khawatir tentang itu. Jalankan saja tidak perlu minta bantuan polisi," demikian Kalla.
(aan/)











































